News

PPKM Level 4 Berlanjut, Wali Kota Tangerang: Ada Penurunan Kasus, tapi Tidak Ada Kelonggaran

Pemerintah Kota Tangerang masih memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 setelah diperpanjang sampai 9 Agustus 2021.


PPKM Level 4 Berlanjut, Wali Kota Tangerang: Ada Penurunan Kasus, tapi Tidak Ada Kelonggaran
Walikota Tangerang Arief R Wismansyah (AKURAT.CO/Izqi)

AKURAT.CO, Pemerintah Kota Tangerang masih memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 setelah diperpanjang sampai 9 Agustus 2021.

Hal tersebut sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 27 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Viruses Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengatakan secara garis besar tidak ada perubahan signifikan terkait aturan yang dijalankan Kota Tangerang pada masa perpanjangan PPKM Level 4 yang mulai berjalan 3 hingga 9 Agustus 2021 mendatang.

"Belum ada perubahan yang signifikan secara aturan, tapi kalau dilihat dari indikatornya di Kota Tangerang sudah mengalami penurunan kasus," ujar Arief, Selasa (3/8/2021).

Arief menambahkan, sejumlah indikator yang berpengaruh dalam penentuan level PPKM suatu daerah diantaranya level transmisi penularan dengan kapasitas respons sistem kesehatan di wilayah tersebut.

"Untuk angka kematian harian sudah menurun menjadi hanya satu digit per hari, dan masih akan terus ditekan, BOR rumah sakit hari ini juga turun menjadi 55,31%, untuk RIT okupansinya tinggal 27,45%," ujar Arief.

Hingga kini, pihaknya pun masih menggencarkan program vaksinasi untuk memenuhi herd immunity di Kota Tangerang.

"Vaksinasi dosis satu di Kota Tangerang sudah mencapai 619.436 jiwa, sedangkan dosis dua sudah hampir 300 ribu jiwa," imbuhnya.

Lebih lanjut Arief menyampaikan terkait arahan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar tidak serta merta dalam mengambil kebijakan serta mengambil pelajaran dari negara lain yang saat ini justru mengalami lonjakan kasus usai menerapkan pelonggaran.

"Apalagi Kota Tangerang berada dalam wilayah aglomerasi Jabodetabek," tutup Arief.[]