News

PPKM Darurat Diganti, Faisal Basri: Kok Tak Kapok-kapok Obral Istilah?

Ekonom sekaligus Politikus Faisal Basri menyinggung perubahan istilah pada PPKM Darurat. 


PPKM Darurat Diganti, Faisal Basri: Kok Tak Kapok-kapok Obral Istilah?
Ekonom Senior Universitas Indonesia (UI) Faisal Basri saat menjadi narasumber dalam diskusi Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI) di Jakarta, Selasa (3/4) (AKURAT.CO/Denny Iswanto)

AKURAT.CO Ekonom sekaligus Politikus Faisal Basri menyinggung perubahan istilah pada PPKM Darurat.

Menurutnya, pemerintah sering kali mengganti istilah tersebut karena selalu berharap akan mencapai keberhasilan dalam penanganan kasus Covid-19 di Indonesia.

"Kok tak kapok-kapok obral istilah? Terus saja melakukan hal yg serupa berulang-ulang mendambakan hasil yang berbeda. Kata Einstein itu wujud ketidakwarasan," ujarnya dalam akun Twitter @FaisalBasri yang dikutip AKURAT.CO, Jakarta, Rabu (21/7/2021).

 

Sebagai informasi, Koordinator PPKM Darurat Pulau Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengubah status darurat Covid-19 Pulau Jawa-Bali dengan istilah PPKM level 4.

Sayang, Luhut tak menyebut alasan perubahan istilah itu. Apalagi dikaitkan dengan penurunan kasus Covid-19 di dalam negeri.

Adapun perubahan istilah itu disampaikan bersamaan dengan pengumuman perpanjangan PPKM Darurat Pulau Jawa-Bali hingga 25 Juli 2021.

Pernyataan itu disampaikan Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) saat tampil sebagai narasumber secara daring pada acara B-Talk Kompas TV, Selasa (20/7/2021) malam.

Luhut mengungkapkan alasan pemerintah memperpanjang PPKM Darurat.