News

PPA Kejagung Serahkan Uang Pengganti Milik Terpidana David Nusa Wijaya Rp3,6 Miliar

Kejaksaan Agung menyerahkan uang hasil penjualan lelang aset milik terpidana David Nusa Wijaya.


PPA Kejagung Serahkan Uang Pengganti Milik Terpidana David Nusa Wijaya Rp3,6 Miliar
PPA Kejagung serahkan uang pengganti milik terpidana David Nusa Wijaya (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Kejaksaan Agung menyerahkan uang hasil penjualan lelang aset milik terpidana David Nusa Wijaya alias Ng Tjuen Wie sebesar Rp3.607.940.821 sebagai pengembalian kerugian keuangan negara kepada Jaksa Eksekutor pada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.

Penyerahan diberikan Kepala Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung, Elan Suherlan didampingi Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Dwi Agus Arfianto.

"Penyerahan uang pengganti terkait perkara atas nama Terpidana David Nusa Wijaya alias Ng Tjuen Wie dari PT Pengelola Investama Mandiri kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat," kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer, Rabu (24/3/2021).

Perkara Tindak Pidana Korupsi atas nama Terpidana David Nusa Wijaya telah mempunyai kekuatan hukum tetap berdasarkan Putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung RI Nomor 17PK/Pid/2007 tanggal 16 Januari 2008 jo Putusan Kasasi Mahkamah Agung RI Nomor 830 K/Pid/2003 tanggal 23 Juli 2003 jo. Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor 67/Pid/2002/PT.DKI tanggal 20 Mei 2002 jo Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat Nomor 504/Pid.B/2001/PN.Jkt.Bar tanggal 11 Maret 2002.

Dalam amar putusan salah satunya menghukum Terpidana membayar uang pengganti sebesar Rp1,2 triliun, di mana sampai saat ini belum lunas dibayar Terpidana maupun ahli warisnya.

Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan oleh Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung untuk pemenuhan pidana uang pengganti tersebut, ditemukan aset Terpidana berupa 1 unit aset Ruko yang berlokasi di Jalan Radin Inten Bandar Lampung. Statusnya menjadi jaminan kredit pada perusahaan pembiayaan PT. Pengelola Investama Mandiri.

Selain itu, setelah ditelusuri lebih lanjut ternyata aset ruko tersebut juga tercatat di Direktorat Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi (PKNSI) Kementerian Keuangan RI sebagai aset properti eks pengelolaan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) yang merupakan aset pemilik Bank Umum Servitia (BUS) yang tujuannya sebagai Penyelesaian Kewajiban Pemegang Saham Bank Umum Servitia dalam hal ini atas nama David Nusa Wijaya. 

Setelah dilakukan rapat koordinasi beberapa kali dengan Kementerian Keuangan dan PT Pengelola Investama Mandiri disepakati bahwa PT Pengelola Investama Mandiri akan melakukan lelang eksekusi jaminan yang kemudian selebihnya akan diserahkan kepada Kejaksaan dalam rangka pembayaran uang pengganti Terpidana David Nusa Wijaya alias Ng Tjuen Wie.

Selanjutnya dalam lelang ketiga pada tanggal 18 Desember 2020, ruko berhasil terjual dengan nilai Rp5,0 miliar. Setelah dilakukan pelunasan kewajiban PT Servitia Land kepada PT Pengelola Investama Mandiri sebesar Rp997.589.179 dan dikurangi biaya-biaya yang timbul seluruhnya sebesar Rp221.965.000.

"Masih terdapat senilai Rp3.607.940.821 yang hari ini diserahkan kepada Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung sebagai pembayaran uang pengganti atas nama Terpidana David Nusa Wijaya alias Ng Tjuen Wie," kata Leo.

Uang pengganti tersebut kemudian diserahkan oleh Sugiharto dan Riri Ariestianti mewakili PT. Pengelola Investama Mandiri sebagai pengelola aset Terpidana berupa 1 buah ruko yang berlokasi di Jalan Radin Inten Bandar Lampung. Untuk memenuhi formalitas hukum acara maka Kejaksaan Negeri Jakarta Barat selaku eksekutor akan melakukan penyitaan terhadap uang tersebut dan untuk kemudian akan disetorkan ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Pendapatan Uang Pengganti Tindak Pidana Korupsi yang Telah Diputuskan / Ditetapkan Pengadilan atas nama Terpidana David Nusa Wijaya. []

baca juga: