Ekonomi

PP Kebut Pembangunan Struktur Dermaga Terminal Berlian Surabaya

PP mempercepat pembangunan proyek perkuatan struktur dermaga Terminal Berlian di Tanjung Perak, Surabaya


PP Kebut Pembangunan Struktur Dermaga Terminal Berlian Surabaya
Komisaris Utama PTPP Andi Gani Nena Wea saat meninjau proyek perkuatan struktur dermaga Terminal Berlian di Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/10/2021) (Humas PTPP )

AKURAT.CO, PT PP (Persero) Tbk, BUMN investasi dan konstruksi mengklaim mampu mempercepat pembangunan proyek perkuatan struktur dermaga Terminal Berlian di Tanjung Perak, Surabaya, yang keseluruhan mencapai 75,95 persen dari direncanakan 74,17 persen sampai pekan kedua Oktober 2021.

Proyek perkuatan struktur dermaga Terminal Berlian ini dilaksanakan sejak November 2019 selama 954 hari kalender yang direncanakan dapat diselesaikan pada kuartal III 2022. Adapun lingkup pekerjaan proyek tersebut antara lain pekerjaan fondasi dan substruktur, pekerjaan upperstructure (fender & bollard, capping beam), dan pekerjaan finishing dan arsitektur.

"Kami sangat mengapresiasi bahwa proyek yang dikerjakan perseroan ini memiliki progres yang berjalan dengan baik terutama di masa pandemi di mana progres proyek terealisasi sebesar 75 persen lebih cepat dari yang direncanakan," kata Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen PT PP Andi Gani Nena Wea dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (20/10/2021).

Hal tersebut disampaikan saat dirinya bersama jajaran komisaris dan direksi perseroan meninjau progres pembangunan proyek perkuatan struktur dermaga Terminal Berlian.

Proyek tersebut menerapkan berbagai inovasi dan teknologi terkini dalam pembangunannya, seperti implementasi building information modelling/BIM, penggunaan naviswork dan microsoft project yang mana berfungsi untuk membuat jadwal pekerjaan yang nantinya akan menjadi acuan produksi pekerjaan lapangan setiap harinya sehingga target dan realisasi di lapangan dapat berjalan dan dikerjakan sesuai dengan jadwal yang dibuat.

Selain itu, pembangunan proyek ini menggunakan metode Lumion dengan menggunakan metode ini menjadikan gambar visualisasi proyek tersebut terlihat lebih nyata dan lebih jelas dalam menggambarkan urutan metode pekerjaan yang nantinya akan menjadi panduan pekerjaan di lapangan.

Beberapa inovasi juga digunakan dalam pembangunan proyek ini, seperti hanging waller beam berlian, dan fiber sebagai bekisitng.

Dalam pembangunan proyek ini, manajemen proyek senantiasa mengimplementasikan lingkungan, kesehatan dan keselamatan/HSE di mana dalam pembangunan proyek tersebut berhasil meraih zero fatality.

Selain itu, proyek tersebut juga menerapkan berbagai program pencegahan dan mitigasi Covid-19, termasuk aktif dalam menggalakkan vaksinasi para pekerja.