News

Positif Covid-19 DKI Turun Drastis per 26 Juli 2021

Hari ini, Senin (22/7/2021) jumlah kasus harian positif Covid-19 di Jakarta sebanyak 2.662 orang. DKI Jakarta mengalami penurunan drastis selama sepekan.


Positif Covid-19 DKI Turun Drastis per 26 Juli 2021
Petugas kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Kembangan melakukan pengambilan lendir dengan metode swab test kepada petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) di gedung Srengseng Junction, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (22/6/2020). Swab test dan rapid test ini dilakukan secara gratis oleh Puskesmas Kecamatan Kembangan kepada warga setempat untuk mendeteksi penyebaran virus corona yang ada di kawasan tesebut (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Kasus harian Covid-19 di DKI Jakarta terus membaik beberapa hari belakangan. Bahkan pada hari ini, Senin (22/7/2021) jumlah kasus harian di Ibu Kota mencapai 2.662 orang.

Jumlah ini menurun drastis jika dibanding kondisi satu pekan sebelumnya, di mana jumlah kasus harian berkisar 12.000 hingga 14.000 pasien sehari.

"Sebanyak 16.792 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 2.662 positif dan 14.130 negatif. Selain itu, dilakukan tes Antigen hari ini sebanyak 5.058 orang dites, dengan hasil 322 positif dan 4.736 negatif," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, di Jakarta kepada wartawan, Senin (26/7/2021).

Dengan penambahan kasus hari ini, maka jumlah kasus aktif di Jakarta saat ini menjadi 51.995 orang yang masih dirawat atau isolasi. Sementara, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 794.935 kasus. 

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 731.504 dan total 11.436 orang meninggal dunia

"Tingkat kesembuhan 92 persen dengan tingkat kematian 1,4 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7 persen," ujar Dwi.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 23,9 persen sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,4 persen. "WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5," tutur Dwi.

Terkait update Covid-19 di DKI Jakarta ini, Gubernur Anies Baswedan mengatakan penularan Covid-19 di Jakarta semakin terkendali setelah terjadi ledakan pada gelombang kedua sepanjang dua bulan belakangan ini. Indikator penurunan, kata Anies, dapat dilihat dari sejumlah aspek salah satunya adalah penurunan angka kematian dalam sepekan belakangan ini.

Anies menuturkan bahwa saat ini jumlah pemakaman menggunakan prosedur tetap alias protap Covid-19 berada di bawah angka 200 jenazah sehari. Sebelumnya jumlah pemakaman dengan tata cara khusus ini di atas 300 jenazah per hari.

"Pemakaman protap covid yang pernah mencapai lebih dari 350 pemakaman per hari, kini sudah turun di bawah 200 per hari," kata Anies dalam update singkat Covid-19 Jakarta yang disiarkan di kanal YouTube Pemprov DKI Jakarta, Senin (26/7/2021).

Selain adanya penurunan pemakaman menggunakan protap Covid-19, kasus aktif di Jakarta juga berangsur menurun lantaran banyaknya pasien yang dinyatakan sembuh setiap harinya. Saat ini kasus aktif di Jakarta sebanyak 64 ribu setelah sebelumnya sempat melonjak melampaui angka 100 ribu kasus aktif.

"Angka kasus aktif Jakarta terus berkurang. Bila sebelumnya kita sempat mencapai angka lebih dari 100 ribu, bahkan pada tanggal 16 Juli 2021 ada 113 ribu kasus aktif. Dan kemarin kasus aktif kita sudah turun di angka 64 ribu," tuturnya.[]