News

Terindikasi Positif Covid-19 saat Diperiksa di Jalur Penyekatan, Pasutri Ini Kabur Saat Mau Dibawa ke Wisma Atlet

Beruntung kini keduanya sudah ditemukan dan diminta untuk menjalani isolasi mandiri


Terindikasi Positif Covid-19 saat Diperiksa di Jalur Penyekatan, Pasutri Ini Kabur Saat Mau Dibawa ke Wisma Atlet
Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar (AKURAT.CO/Miftahul Munir)

AKURAT.CO, Sepasang Suami Istri berinisial SP dan HW melarikan diri saat mau dibawa ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Minggu (23/5/2021) sore.

Diketahui, keduanya dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani swab antigen di pos penyekatan KM 34B Cikampek menuju Jakarta sekitar pukul 16.00 WIB.

Kasubdit Bin Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar mengatakan, sepasang suami istri ini baru saja melaksanakan pulang kampung dan baru kembali ke Jakarta pada Minggu (23/5/2021) sore.

"Petugas awalnya memeriksa surat perjalanan bebas Covid-19. Tapi ternyata keduanya tidak ada, jadi kami swab antigen," tutur Fahri kepada wartawan, Selasa (25/5/2021).

Fahri menjelaskan, bahwa pemeriksaan kendaraan yang melintas di jalur penyekatan ini dilakukan secara random atau acak.

Sehingga, siapa pun yang ditemui atau diberhentikan petugas tanpa ada surat swab antigen, maka harus jalani swab antigen gratis yang sudah disediakan.

"Saat melintas di Pos Terpadu KM 34B terkena random test rapid antigen yang dilaksanakan Ditlantas Polda Metro Jaya," tegas dia.

Hasil swab antigen kedua orang ini dinyatakan positif Covid-19 dan petugas gabungan bersiap mengantar SP dan HW ke RSD Wisma Atlet, Kemayoran.

Tapi, saat akan dibawa ke Wisma Atlet oleh petugas, pasutri ini kabur menggunakan kendaraan roda empatnya tanpa diketahui oleh aparat gabungan di sana.

"Kami kemudian mengecek data mobil yang digunakan dan diketahui nama pemiliknya adalah HW dan alamatnya berada Kecamatan Makassar, Jakarta Timur," terang dia.

Saat didatangi oleh aparat kepolisian, ternyata pasangan suami istri ini sudah lama pindah dari alamat tersebut.

Akhirnya, polisi kembali melakukan pencarian dan mendapati alamat tinggal SP dan HW yang baru pindah ke Bambu Apus, Jakarta Timur.

Setiba di alamat baru SP dan HW, polisi mendapatkan kabar bahwa pasutri ini baru saja pergi ke Subang, Jawa Barat dan itu hanya selisih beberapa jam saja sebelum kedatangan polisi.

"Akhirnya kami meminta bantuan Polres Subang untuk melakukan penanganan Covid-19 terhadap saudara SP dan saudari HW," jelas Fahri.

Setelah itu, Polres Subang mendatangi kediaman SP dan HW untuk dilakukan pemeriksaan swab antigen.

Hasilnya, pasutri ini masih dinyatakan positif Covid-19 dan kemudian oleh petugas keduanya diminta menjalani isolasi mandiri di Kantor Desa Ciasem Tengah, Subang, Jawa Barat.

"Pada Senin 24 Mei 2021 pukul 11.00 WIB, Satgas Penanganan Covid-19 Subang mendatangi kediaman SP dan melakukan tes rapid antigen ulang dengan hasil positif Covid-19. Kami menghimbau agar seluruh masyarakat mentaati dan menjalankan SOP penanganan Covid-19 yang telah ditetapkan demi keselamatan diri sendiri dan orang lain," pungkasnya.[]