News

Positif Covid-19, 51 Pelajar ICM Ciater Karantina di Sekolah

Temuan 51 siswa Sekolah Insan Cendekia Madani (ICM) Ciater, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) membuat pihak sekolah menerapkan mikro lockdown.


Positif Covid-19, 51 Pelajar ICM Ciater Karantina di Sekolah
Ilustrasi - vaksinasi anak (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Adanya temuan 51 siswa Sekolah Insan Cendekia Madani (ICM) Ciater, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) membuat pihak sekolah menerapkan mikro lockdown.

Pegawai Sekolah ICM, Dahlan mengatakan, jika kegiatan belajar berjalan offline menyusul adanya kasus Covid-19.

"Kegaiatan belajar mengajar berjalan offline. Siswa negatif sudah dipulangkan semua," ujar Dahlan, Selasa (25/1/2022).

baca juga:

Sebanyak 51 siswa ICM, diketahui para santri yang kembali dari pasca liburan akhir semeter 1 dan sedang menjalani karantina di sekolah tersebut dengan pengawasan ketat dari tim kesehatan sekolah.

"Yang positif di sini (karantina) yang negatif dipulangkan. Kayanya anak-anak doang. Kalau guru engga tahu juga. Tapi sampai 4 hari setelah mikro lock down ini mereka sebenarnya sehat-sehat saja, enggak ada yang lemas atau gimana," paparnya.

Bahkan, Dahlan menegaskan, jika sebelum kembali ke ICM, seluruh siswa dan orang tua yang mengantar melaksanakan tes Swab.

"Hari senin kemarin itu mereka datang, semua di PCR baik santri dan orang tuanya. Tapi baru Jumatnya, ketahuan ada yang positif. Tapi mereka pun sebenarnya engga terlihat seperti orang sakit," tandas Dahlan.

Sebelumnya diberitakan, penyebaran Covid-19 di Tangsel, kembali meningkat di bulan Januari ini.

Terbaru, klaster Covid-19 di lingkungan pendidikan kembali terjadi saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sekolah Insan Cendekia Madani (ICM), Ciater, Tangsel.

Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar menyebutkan ada 51 siswa dan pengajar yang terpapar Covid-19.

"Benar (51 orang). Semuanya kita tracing, ada murid, guru. Kurang lebih semua warga sekolah, yang terwakili," tutur Allin.

Bahkan, pihak Dinas Kesehatan bergerak melakukan penelusuran kasus atau tracing ke pihak yang memiliki kontak erat dengan penderita Covid-19.

"Kita udah tracing semuanya, kemarin dites dulu semuanya. Lalu yang terkena juga sudah diisolasi, karena semua tanpa gejala juga ya," tandasnya.[]