News

Polri-TGIPF Usut Hilangnya Rekaman CCTV Stadion Kanjuruhan

Polri-TGIPF Usut Hilangnya Rekaman CCTV Stadion Kanjuruhan
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo (Divisi Humas Polri)

AKURAT.CO, Polri mendalami hilangnya rekaman CCTV di Stadion Kanjuruhan saat terjadi tragedi yang menewaskan 134 orang dan lebih 550 luka-luka. Proses pendalaman dilakukan bersama Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF). 

"Dari rapat bersama TGIPF semua masih didalami, nanti ada ahli yang sampaikan termasuk pihak ketiga yang pasang CCTV di Stadion Kanjuruhan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Kamis (20/10/2022). 

Dedi menyampaikan hal tersebut merupakan kesepakatan rapat pihak Polri dengan TGIPF hari ini. Rapat antara lain dihadiri anggota TGIPF yang juga Deputi V Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemkopolhukam RI Irjen Armed Wijaya.

baca juga:

"Arahan dari Pak Armed untuk minta keterangan saksi ahli IT dan dari pihak yang pasang CCTV," kata Irjen Dedi.

Terkait penyebab hilangnya rekaman CCTV, Jenderal bintang dua itu enggan menyampaikan penjelasan. Ia berdalih  masih menunggu hasil pemeriksaan.

"Ahli yang sampaikan secara kompeten biar sampaikan," ucap dia.

Sebelumnya, TGIPF menyampaikan rekaman CCTV di lobi utama dan area parkir Stadion Kanjuruhan tiba-tiba hilang dan diduga dihapus selama 3 jam lebih.

"Tetapi rekaman CCTV tersebut mulai dari pukul 22.21.30 dapat terekam dengan durasi selama 1 jam 21 menit, dan selanjutnya rekaman hilang (dihapus) selama 3 jam, 21 menit, 54 detik, kemudian muncul kembali rekaman selama 15 menit," begitu bunyi temuan TGIPF. 

"Hilangnya durasi rekaman CCTV menyulitkan atau menghambat tugas tim TGIPF untuk mengetahui fakta yang sebenarnya terjadi dan sedang diupayakan untuk meminta rekaman lengkap ke Mabes Polri," lanjutnya.[]