News

Polri: Pelapor Kasus Pelemparan Gudang Rokok di NTB Ngotot Minta Proses Hukum Dilanjutkan

Polri: Pelapor Kasus Pelemparan Gudang Rokok di NTB Ngotot Minta Proses Hukum Dilanjutkan
Kadiv Humas Polri, Irjen. Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Polisi menyebut tidak melakukan penahanan terhadap 4 tersangka ibu rumah tangga (IRT) dalam kasus pelemparan gudang rokok di Kecamatan Kopang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan bahwa pelapor tetap bersikukuh kasus itu tetap harus dilanjutkan proses hukum hingga dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), meski polri mengklaim sudah melakukan mediasi agar kasus tersebut tidak dilanjutkan penyidikannya. 

"Kami sudah melakukan mediasi karena sudah 9 kali oleh Kapolres Lombok Tengah. Namun nggak pernah berhasil karena pelapornya ngotot," kata Irjen Argo di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Selasa (23/2/2021).

baca juga:

Selain itu, polisi sudah melakukan evaluasi assessment yang dilakukan Irwasda Polda NTB berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. 

Sebelumnya, kasus itu menjadi polemik, karena sejumlah pihak yang menyayangkan penahanan terhadap 4 IRT yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Sebab ada dua balita ikut ditahan lantaran masih membutuhkan ASI ibunya.

"Memang kasus itu berlanjut, sudah dinyatakan lengkap (P-21). Kasus itu sudah kita sidik (penyidikan). Dan polisi tidak melakukan penahanan," ujar Argo. 

Hingga saat ini, kasus pelemparan gudang rokok itu akan berjalan dalam proses persidangan setelah pelimpahan Tahap II (tersangka dan barang bukti) diserahkan ke JPU. 

"Tetap lanjut sampai ke sidang pengadilan," tuturnya. 

"Proses tetap kami lanjutkan karena tidak menemukan titik temu. Dan kami tetap sesuai dengan manajemen penyidikan yang kita lakukan," tambah Jenderal polisi bintang dua ini. 

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu