News

Polri Pastikan Ferdy Sambo Tidak Punya Kakak-Adik Asuh

"Jangan melenceng dari pokok substansi.."


Polri Pastikan Ferdy Sambo Tidak Punya Kakak-Adik Asuh
Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi mengikuti rekonstruksi kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Yosua Hutabarat di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta, Selasa (30/8/2022). Proses rekonstruksi atau reka ulang pembunuhan terhadap Brigadir J yang melibatkan 5 orang tersangka ini dilakukan sebanyak 74 adegan. AKURAT.CO/Endra Prakoso (Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Polri memastikan Irjen Ferdy Sambo tidak memiliki kakak maupun adik asuh yang disebut-sebut bisa membantunya divonis ringan dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

"Terkait kakak asuh adik asuh, itu kan kembali lagi hanya dugaan. Tetapi yang jelas saya sudah berkoordinasi dengan Pak Dir maupun Propam itu tidak ada," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (23/9/2022).

Dedi meminta untuk tidak melenceng dari pokok perkara yang disangkakan terhadap Ferdy Sambo. Apalagi terkait dugaan pelanggaran etik, Ferdy juga sudah diputus bersalah dan dijatuhi sanksi pemecatan tidak hormat oleh Komisi Kode Etik Polri (KKEP).

baca juga:

"Jangan melenceng dari pokok substansi. (Keputusan KKEP) merupakan keputusan final dan mengikat. Sudah tidak ada lagi upaya hukum yang dilakukan yang bersangkutan di internal Polri. Kemudian fokus lagi ya segera penuntasan pemberkasan yang saat ini sedang diteliti," ucapnya.

Sebelumnya, Guru Besar Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran, Muradi menyebut ada sosok kakak asuh Ferdy Sambo yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Muradi menyebut istilah kakak asuh ini merujuk pada senior di kalangan anggota Polri, baik yang sudah pensiun atau masih menjadi petinggi di institusi Bhayangkara.

"Keterlibatan tadi ada tiga; pelaku langsung, orang yang terlibat langsung, dan orang yang tidak terlibat langsung tapi ikut di dalamnya," kata Muradi dalam program Back To BDM di YouTube Harian Kompas, dikutip Rabu (21/9/2022).

"Bisa jadi kakak asuh itu adalah yang ketiga. Kakak asuh ini adalah yang tidak terlibat langsung, tapi kemudian ikut merancang, ikut mendorong," tuturnya.

Muradi tidak menyebut siapa sosok kakak asuh dan adik asuh yang dimaksud. Namun dia menyampaikan kakak asuh tersebut berperan penting dalam karier Ferdy Sambo sampai melejit menjadi bintang dua.

"Kakak asuh dalam model konteks yang sudah pensiun, ada yang belum, nah ini yang saya kira yang agak keras di dalam kan itu situasinya sebenarnya karena kakak asuh itu punya peluang, punya powerful yang luar biasa ya," kata Muradi kepada wartawan, Sabtu (17/9/2022).

"Punya power mengendalikan FS yang kemudian memberi beliau (jabatan) jenderal dan sebelum pensiun dijadikan kadiv propam," sambungnya. 

Muradi menyebut Ferdy Sambo dan sang kakak asuh masih intens berkomunikasi untuk bisa lolos atau memperingan hukuman dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J ini.

"Ini jadi makin keras, Sambo berani karena dia merasa dalam posisi berada di atas angin, masih ada yang ngebelain, makanya harus dituntaskan dulu soal orang-orang yang kemudian dianggap punya kontribusi terkait dengan posisi Sambo," ujarnya.

"Untuk FS ini saya menyebutnya masih dekat dan tanda kutip dikendalikan oleh kakak asuh yang sudah pensiun tadi," ucap Muradi.[]