News

Polri Bantah Ponsel Tersangka Kasus Bjorka Dibeli Rp5 Juta

“Saya tegaskan itu hoax, saya tegaskan itu tidak benar. Itu bagian dari taktik dan teknik timsus,”


Polri Bantah Ponsel Tersangka Kasus Bjorka Dibeli Rp5 Juta
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo (Divisi Humas Polri)

AKURAT.CO, Mabes Polri membantah isu aparat kepolisian membeli Muhammad Agung Hidayatullah (MAH), tersangka kasus hacker Bjorka. 

"Jadi kalau misalnya dibeli polisi, saya tegaskan itu tidak benar. Itu bagian dari taktik dan teknik tim khusus," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (23/9/2022).

Sebelumnya, Polri resmi menetapkan seorang pemuda MAH (21) di Madiun sebagai tersangka.  Polri mengatakan MAH merupakan bagian dari kelompok yang berperan sebagai penyedia channel telegram Bjorkanism. 

baca juga:

Juru Bicara Div Humas Polri Kombes Ade Yaya Suryana mengatakan tersangka pernah melakukan posting di channel @Bjorkanism sebanyak tiga kali, yaitu tanggal 8 September 2022, dalam tanda petik Stop Being Idiot.

"Kemudian tanggal 9 September 2022 dalam tanda petik the next leaks will come from the president of Indonesia, dan tanggal 10 September 2022 dalam tanda petik to support people who has stabbling by holding demonstration in Indonesia regarding the price fuel oil, i will publish myPertamina database soon. Jadi itu yang dipublish oleh tersangka tersebut," sambung Ade.

Terkait hal ini, Polri menyebut motif MAH yaitu untuk membantu Bjorka agar menjadi terkenal. 

"Adapun motifnya, motif tersangka membantu Bjorka agar dapat menjadi terkenal dan mendapatkan uang," kata juru bicara Divisi Humas Polri Kombes Ade Yaya Suryana di kantornya, Jumat (16/9/2022).[]