News

Polres Sukabumi Bekuk Dua Penjual Obat Keras Ilegal

Dua orang pelaku berinisial I (23) dan KR (28) ditangkap bersama dengan barang bukti ratusan butir Tramadol HCI, Trihexyphenidyl dan Hexymer.


Polres Sukabumi Bekuk Dua Penjual Obat Keras Ilegal
Ilustrasi Penangkapan (Lukman Hakim Naba)

AKURAT.CO, Jajaran Polres Sukabumi berhasil mengamankan dua orang penjual obat-obatan keras tanpa izin di Sukabumi.

Dua orang pelaku yang berinisial I (23) dan KR (28)  ditangkap bersama dengan barang bukti ratusan butir Tramadol HCI, Trihexyphenidyl dan Hexymer.

Kasat Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota AKP Wahyudi mengatakan dua pria itu ditangkap di daerah Nyomplong, Kecamatan Warudoyong pada Rabu 6 Juli 2022 lalu. 

baca juga:

"Keduanya diamankan di kiosnya dengan barang bukti berupa ratusan butir obat-obatan farmasi yang siap edar," ujar Wahyudi Sabtu (9/7/2022). 

Berdasarkan keterangan dua pria tersebut, Obat keras itu didapat dari seseorang yang sudah diketahui identitasnya dan saat ini masih dalam pengejaran atau berstatus DPO. 

"Kita akan terus kembangkan kasus ini dan pemasok obat-obatan yang diketahui identitasnya ini masih menjadi target pencarian Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota,"bebernya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yaitu Tramadol HCI sebanyak 267 butir, Obat Trihexyphenidyl sebanyak 44 butir, Obat warna kuning yang merupakan Hexymer sebanyak 414 butir.

"Selain barang bukti obat-obatan, kami juga mengamankan 2 handphone, uang hasil penjualan sebesar Rp 50 ribu dan  sebuah tas selempang warna hitam," ungkap Wahyudi.

Masih menurut Wahyudi, perkara ini masih menjadi penanganan Unit 2 Satuan Reserse Narkoba Polres  Sukabumi Kota dan keduanya dijerat dengan pasal 197 Jo pasal 106 ayat (1) atau pasal 196 Jo pasal 98 ayat (2) Undang – undang Republik Indonesia nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.[]

Lihat Sumber Artikel di Sukabumi Update Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Sukabumi Update.Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Sukabumi Update .