News

Politisi PKS : Isu LGBT Meresahkan Publik, Kebebasan Ada Batasnya!

Saya menyoroti mengenai kebebasan yang ada batasnya, bukan kebebasan liberal ala barat


Politisi PKS : Isu LGBT Meresahkan Publik, Kebebasan Ada Batasnya!
Anggota DPR RI Komisi I Sukamta saat memberi keterangan kepada awak media di kawasan Warung Jati, Jakarta, Senin (13/1/2020). (AKURAT.CO/Bayu Primanda)

AKURAT.CO, Anggota Komisi I DPR RI Sukamta menyoroti konten artis ternama Deddy Corbuzier yang menuai polemik karena mengundang pasangan Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di podcast miliknya. 

"Kasus tersebar luasnya konten yang dianggap publik mengkampanyekan mengenai isu LGBT meresahkan publik. Saya menyoroti mengenai kebebasan yang ada batasnya, bukan kebebasan liberal ala barat,” kata Sukamta dalam keterangannya, pada Rabu (12/5/2022).  

Sebagai publik figur, kata Sukamta, hendaknya Deddy menyadari kebebasan berekspresi yang dilindungi UUD 1945 memiliki batasan norma agama, sosial masyarakat dan hukum. 

baca juga:

"Sehingga tidak bebas sebebasnya tanpa batas ketika berekspresi di ruang publik. Isu LBGT ini sensitif, alih-alih memberikan edukasi mengenai LGBT, konten yang dibagikan Deddy secara luas kepada masyarakat dianggap jadi kampanye yang mendukung LGBT," imbuhnya. 

Sukamta menegaskan bahwa LGBT adalah penyakit maka, seharusnya orang yang mengidap LGBT diobati bukan dipublikasikan kepada masyarakat.

“Banyak para ahli mengatakan LGBT itu penyakit maka harus diobati karena berpotensi menular. Penularan dimulai dengan preferensi pembenaran kemudian merembet ke keinginan untuk merealisasikan. Panggung publik yang tersebar luas di media sosial akan membuat lahirnya preferensi pembenaran tentang LGBT. Sehingga untuk menghentikan penyebarluasan jangan sampai LGBT diberikan panggung,” kata Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI ini.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan bahwa stakeholder terkait juga harus memonitor tayangan-tayangan serupa.

“Jangan sampai, platform besar seperti Youtube digunakan untuk kampanye penyimpangan,” tegas Sukamta.

Sebagai informasi, saat ini konten Deddy Corbuzier telah di turunkan dari kanal Youtube setelah menjadi sorotan pasca mengundang pasangan Gay Ragil dan Fred.[]