News

Politisi Demokrat Usul Jokowi dan HRS Rekonsiliasi, Pengamat: Pendukung Habib Rizieq Diperebutkan Partai-partai

Ujang prediksi elektabilas Partai Demokrat akan naik apabila berhasil mengambil hati pendukung Habib Rizieq.


Politisi Demokrat Usul Jokowi dan HRS Rekonsiliasi, Pengamat: Pendukung Habib Rizieq Diperebutkan Partai-partai
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyapa massa yang memadati markas Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta, Selasa (10/11/2020) (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Pengamat politik Ujang Komarudin menyebut kemungkinan Partai Demokrat tengah mengambil hati pendukung Habib Rizieq Shihab.

Bukan tanpa alasan, pernyataan Ujang disampaikan setelah politisi Partai Demokrat Andi Arief mengusulkan agar Presiden Joko Widodo dan Habib Rizieq Shihab menggelar rekonsiliasi.

"Mungkin-mungkin saja (untuk mengambil hati para pendukung Rizieq Shihab). Karena pendukung HRS itu banyak. Perlu digarap oleh Demokrat," terang Ujang saat dihubungi AKURAT.CO, Minggu (18/4/2021).

Ujang prediksi elektabilas Partai Demokrat akan naik apabila berhasil mengambil hati pendukung Habib Rizieq. "Pendukung-pendukung HRS ini kan banyak diperebutkan partai-partai, termasuk partai Islam baru seperti Partai Ummat dan Masyumi. Juga partai Islam lama seperti PKS," ujarnya.

Meski begitu, Ujang mengatakan, mengambil hati pendukung Habib Rizieq tidak semudah membalikan telapak tangan. Sebab mereka masih mengikuti arahan Rizieq Shihab.

"Jika rekonsiliasi jadi, mungkin bisa. Namun jika rekonsiliasinya hanya sekedar wacana, maka sulit untuk mendapatkan suara dari pendukukung-pendukung HRS," jelasnya.

Sebelumnya, Andi Arief mengusulkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan rekonsiliasi dengan Habib Rizieq Shihab. 

"Saya mengusulkan agar situasi makin damai dan legacy pak Jokowi bagus buat semua rakyat adalah dengan melakukan Rekonsiliasi," ujar Andi Arief sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari akun Twitter @Andiarief__, Minggu (18/4/2021).[]

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu