News

Politikus PSI Tanggapi Soal Karangan Bunga Dukung Interpelasi Anies

Karangan bunga dukungan itu membuktikan warga DKI peduli dengan penggunaan APBD DKI. Karenanya, dia mengaku sangat mengapresiasi dukungan tersebut.


Politikus PSI Tanggapi Soal Karangan Bunga Dukung Interpelasi Anies
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Fenomena banyaknya karangan bunga dukungan untuk PSI dan PDIP melanjutkan interpelasi terhadap Gubernur DKI terkait penyelenggaraan balapan mobil listrik Formula-E, diapresiasi oleh politikus PSI Anggara Wicitra Sastroamidjojo.

Dia menyebut karangan bunga dukungan itu membuktikan warga DKI peduli dengan penggunaan APBD DKI. Karenanya, dia mengaku sangat mengapresiasi dukungan tersebut.

"Saya sangat menghargai dan mengapresiasi dukungan tersebut. Nah itu juga buat kami jadi bukti nyata masyarakat peduli terhadap bagaimana uang APBD dibelanjakan. Sebenarnya sesederhana itu. Jadi kami sangat merasa terhormat, merasa apresiasi terhadap dukungan-dukungan tersebut," katanya di Jakarta, Rabu (8/9/2021).

Interpelasi merupakan salah satu hak anggota legislatif yang melekat pada diri pribadinya. Dia mengatakan, interpelasi merupakan hak tanya kepada eksekutif terkait rencana ataupun pelaksanaan programnya. Karena itu, interpelasi Formula-E yang mereka gagas harusnya tak perlu dinilai terlalu berlebihan.

Dalam konteks itu, inisiatif interpelasi sebenarnya sejalan dengan komitmen Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang selalu mengedepankan pendekatan dialogis dalam menyelesaikan masalah. Apalagi yang menyangkut hajat hidup masyarakat ibu kota.

"Jadi, untuk menunjukan bahwa beliau orang yang konsisten menjunjung nilai transparansi, beliau orang yang mengedepankan dialog dan menyelesaikan permasalahan dengan diskusi, ya sebenarnya ini (interpelasi) bisa beliau gunakan untuk tujuan itu (menjelaskan)," katanya.

Sebelumnya, dia membeberkan, proses interpelasi kepada Anies itu sedang berjalan. Upaya-upaya menggalang dukungan dari partai lain juga terus dilakukan. Sebab, kekuatan Fraksi PSI dan PDIP selaku pengusung interpelasi belum cukup untuk meminta pertanggungjawaban Anies ke sidang interpelasi. Dia yakin, fraksi lain bakal mendukung upaya PSI itu.

"Kami sedang membangun komunikasi dengan teman-teman fraksi lain yang belum memutuskan (sikap). Karena kan menurut saya pribadi, yang sudah firm tentang langkah politiknya adalah PSI dan PDIP. Maksudnya sikapnya jelas. Tapi yang 7 fraksi lainnya, itu kan belum ada pernyataan resmi fraksi masing-masing," ungkapnya, Selasa (7/9/2021). 

Dia mengungkapkan, berdasarkan klaim dari Fraksi Gerindra, 7 fraksi lain selain PSI dan PDIP, semuanya menolak interpelasi itu. Tetapi, kata Ara, pernyataan Fraksi Gerindra yang disampaikan Wakil Ketua DPRD DKI Muhammad Taufik tidak mewakili sikap resmi masing-masing fraksi atau anggota. 

"Kalau saya mengutip kata bang MT (Muhammad Taufik), kan 7 fraksi menolak. Tapi kan harus ada sikap resmi dari masing-masing fraksi. Jadi menurut saya, komunikasinya juga sudah dibangun. Jadi kita masih menunggu. Tetapi komunikasi kita bangun antar fraksi dan pribadi-pribadi anggota," ujarnya. []