News

Politikus Partai Ummat Bilang Begini Soal Klarifikasi Ferdinand Soal 'Allahmu Lemah'

Mustofa menilai video klarifikasi dari Ferdinand Hutahaean terkait cuitan tersebut tidak masuk akal.


Politikus Partai Ummat Bilang Begini Soal Klarifikasi Ferdinand Soal 'Allahmu Lemah'
Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI), Ferdinand Hutahaean (Instagram/ferdinand_hutahaean)

AKURAT.CO, Politikus Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya ikut merespons soal cuitan Ferdinand Hutahaean yang dinilai menista agama dan Tuhan.

Ia menilai video klarifikasi dari Ferdinand Hutahaean terkait cuitan tersebut tidak masuk akal. Karena itu, ia pun langsung meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap Ferdinand Hutahaean.

"Pak @/ListyoSigitP segera tangkap dan borgol @/FerdinandHaean3. Alasan ini tak masuk akal," ujar Mustofa Nahrawardaya dalam cuitannya, dikutip, Kamis (6/1/2021).

baca juga:

Selain itu, ia juga menilai jika Ferdinand panik saat menyampaikan klarifikasi. "Bro @/FerdinandHaean3 panik ya. Keteranganmu di video dan postingan di Twitter tidaklah sama. Coba tenang dulu. Jangan panik," cuitnya.

"Setelah tenang, coba baca tweetmu, dan dengarkan videomu. Ada yang janggal. Kalau mau tahu kejanggalannya, insya Allah Prof @henrysubiakto bisa bantu," sambung dia.

Terkait cuitan yang sempat viral di dunia maya, Ferdinand pun dilaporkan oleh seseorang yang bernama Haris Pratama dengan nomor laporan, LP/0007/I/2021/SPKT/Bareskrim Polri tanggal 5 Januari 2022 pada pukul 16.20 WIB. 

Terkini, Ferdinand Hutahaean mengaku dirinya tidak melanggar  hukum terkait cuitan kontroversialnya yang menyebut ‘Allahmu lemah‘. Dia mengatakan dirinya hanya menjadi korban fitnah dari pihak tertentu. 

“Saya merasa difitnah atas laporan ini, merasa diperlakukan, diseret-seret dalam sebuah atmosfer, diseret dalam situasi yang tidak saya lakukan. Menuduh saya secara serampangan dan memfitnah saya,” kata Ferdinand dikutip Kamis (6/1/2022).

Lantaran merasa difitnah, Ferdinand mengaku bakal mengambil langkah hukum untuk menindaklanjuti hal itu, salah satu opsinya adalah melapor balik para pelapor. Dia mengatakan fitnah yang dialamatkan kepadanya adalah perbuatan pidana.

“Saya juga sedang berpikir untuk mengambil langkah laporan balik,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengungkapkan kalau cuitan Ferdinand Hutahaean soal 'Tuhan orang lain' berpotensi menimbulkan keonaran di masyarakat.

"Ini dugaan tindak pidana yang dapat menerbitkan keonaran," ungkap Ramadhan.[]

Lihat Sumber Artikel di Populis Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Populis. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Populis.