Ekonomi

Politikus Gerindra Pertanyakan Kerugian Saham Telkomsel Saat Proses IPO dengan GoTo

Hal itu dilontarkan Kamrusssamad lantaran sejak awal ia melihat peran Telkomsel sebagai pemodal GoTo dalam IPO riskan konflik kepentingan.


Politikus Gerindra Pertanyakan Kerugian Saham Telkomsel Saat Proses IPO dengan GoTo
PT PT GoTo (Gojek-Tokopedia) (nikkei.com)

Kamrussamad melanjutkan, pada waktu yang berdekatan, Telkomsel sebagai anak dari perusahaan BUMN, yang menjadi salah satu pemodal GoTo, mencatatkan kerugian dalam laporan keuangannya. Berdasarkan laporan keuangan Telkom Maret 2022, tercatat kerugian Rp 881 miliar untuk investasi Telkomsel di GoTo. 

Sebagai informasi, sebelumnya, Direktur Utama PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Ririek Adriansyah menjelaskan bahwa kerugian atas investasi sebesar Rp881 miliar tersebut adalah kerugian yang belum direalisasi (unrealized loss).

 Nilai tersebut dicatatkan dalam laporan keuangan kuartal pertama tahun ini Telkom. Jumlah ini berdasarkan metode penghitungan akuntansi yakni metode marked to market,  yang membandingkan nilai saham GoTo pada 31 Maret 2022 dengan periode penutupan laporan keuangan Telkom pada 31 Desember 2021.[]

baca juga:

Hingga Selasa (17/5/2022), harga saham GoTo, juga terus mengalami penurunan 40,82 persen sejak pertama kali melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 April 2022 ke level Rp 200 per saham.  

Ririek menegaskan, kebijakan Grup Telkom berinvestasi di GoTo, tidak hanya mempertimbangkan aspek capital gain atau loss, tetapi juga berdasarkan aspek yang lebih luas lagi, seperti sinergi dalam upaya membangun ekosistem digital nasional yang lebih besar, yang salah satunya melalui investasi di GoTo.