News

Polisi Tetapkan Pengendara Arogan yang Aniaya Anak Politisi PDIP di Jalan Tol Sebagai Tersangka

Dua pelaku yang diamankan berinisial FA dan FM


Polisi Tetapkan Pengendara Arogan yang Aniaya Anak Politisi PDIP di Jalan Tol Sebagai Tersangka
Aksi pemukulan yang dilakukan oleh seorang pengemudi mobil berpelat RFH (Instagram/@dashcam_owners_indonesia) ()

AKURAT.CO, Dua pelaku pengeroyokan, FM dan FA terhadap Justin Frederick, anak politisi PDIP Indah Kurnia di Tol Gatot Subroto telah ditangkap. 

Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Hengki Haryadi mengatakan dari dua pelaku tersebut satu diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan yaitu berinisial FM. 

"Sudah diamankan dua orang, kemudian satu orang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan berinisial FM," katanya kepada wartawan, Minggu (5/6/2022). 

baca juga:

Kendati demikian, Hengki belum bisa menjelaskan secara rinci terkait latar belakang pelaku dan motif pelaku menganiaya korban.

"Lengkapnya nanti kabid humas," lanjutnya. 

Sebelumnya, peristiwa pemukulan itu viral di media sosial. Dalam video viral itu memuat aksi pemukulan pengemudi mobil berpelat RFH di pinggir jalan Tol Gatot Subroto arah Cawang, Jakarta Selatan.

Dalam video viral itu nampak pelaku pemukulan mengenakan jas berwarna merah. Pelaku nampak memukuli korban secara membabi-buta. Satu orang rekan pelaku menggunakan kemeja batik nampak hanya melihat peristiwa pemukulan itu.

Aksi pemukulan yang dilakukan oleh seorang pengemudi RFH itu diinformasikan oleh akun @merekamjakarta. Korban diketahui bernama Justin Frederick. 

Dalam video tersebut terlihat seorang pengemudi laki-laki dipukul berkali-kali oleh seseorang berjas warna merah hingga tersungkur. 

Korban sempat memberikan perlawanan, namun usahanya gagal dan terus menjadi sasaran amukan dari pelaku berkemeja merah. Kedua pihak juga sempat adu mulut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan peristiwa pemukulan yang dilakukan oleh pengemudi mobil berpelat RFH di Tol Gatot Subroto berawal dari adanya penyerempetan antara mobil korban dan pelaku. 

"Itu kan awalnya karena serempetan, tapi si (pengemudi) RF ini kan ngambil dari sebelah kiri," kata Zulpan kepada wartawan, Sabtu (4/6/2022).

Mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan itu mengatakan peristiwa berawal saat korban melintas dari daerah Jakarta Timur, namun secara tiba-tiba ada kendaraan pelaku dengan pelat nomor B-1146-RFH memotong laju kendaraan pelapor.

"Dari sebelah kiri ada terlapor yang mengendarai mobil Nissan memotong laju kendaraan dan mengakibatkan mobil pelapor terserempet mobil terlapor," katanya.

Kemudian, pengemudi pelat RFH itu turun menghampiri kendaraan pelapor. Pelapor pun  ikut turun, berawal dari situlah tindakan pemukulan itu terjadi.