News

Polisi Terbakar Saat Amankan Aksi di Cianjur, Netizen: Tak Layak Disebut Mahasiwa, Dia Teroris


Polisi Terbakar Saat Amankan Aksi di Cianjur, Netizen: Tak Layak Disebut Mahasiwa, Dia Teroris
Tiga Anggota Polisi di Cianjur Jadi Korban Kebakaran Saat Mengamankan Aksi Mahasiswa (screencapture)

AKURAT.CO, Tiga orang anggota Polisi di Cianjur menjadi korban kebakaran saat mengamankan aksi demonstrasi mahasiswa yang mengatasnamakan dari kelompok Cipayung plus, Kamis (15/8/2019). 

Adapun tiga anggota polisi yang terbakar yaitu Aiptu Erwin anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cianjur, Bripda Yudi Muslim dan Bripda F.A Simbolon anggota Sabhara Polres Cianjur. Berita ini telah tersebar luas di media sosial dan mendapat tanggapan beragam dari netizen.

Akun twitter @kantayu misalnya, mengutuk tindakan mahasiswa yang diduga menjadi penyebab atas terbakarnya ketiga anggota polisi tersebut. "Biadab ni mahasiswa #demomashaiswaCianjur Setelah ada korban polisi dibakar, puas kalian para mahasiswa Cianjur...????????? Kalo polisi itu adalah sodara ato orang tua kalian, gimana perasaan kalian ??? Semoga Bapak polisi itu tidak parah lukanya," tulisnya. 

Cuitan @kantayu mendapat respon dari netizen lainnya. Akun @Kars104 mengatakan, pada saat ketiga korban mengamankan ban yang dibakar mahasiswa, tiba-tiba ada yang melempar bensin ke arah polisi. Ia menilai, pelaku tak layak disebut mahasiswa, tetapi lebih layak disebut teroris. 

"Ada yg melempar bensin ke tubuh polisi yg sdg mengamankan ban yg dibakar! Itu sdh jelas niatnya mau membunuh polisi. Itu yg membakar polisi tdk layak disebut mahasiswa. Dia itu teroris!," tulis @Kars104.  

Diketahui, organisasi Cipayung Plus merupakan gabungan dari beberapa organisasi mahasiswa ekstra kampus, di antaranya GMNI, PMII, HMI, HIMAT, CIF, IMM, PD Hima Persis Cianjur.

Dian Rosmala

https://akurat.co