News

Polisi Temukan 750 Giga Foto-Video dari HP dan Hardisk Siskaeee

Polisi Temukan 750 Giga Foto-Video dari HP dan Hardisk Siskaeee


Polisi Temukan 750 Giga Foto-Video dari HP dan Hardisk Siskaeee
Konferensi pers kasus dugaan pelanggaran UU ITE dan pornografi yang melibatkan Siskaeee di Mapolda DIY, Selasa (7/12/2021). (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO, Polisi mengamankan handphone serta hardisk yang dipakai FCN (23) alias Siskaeee untuk menyimpan ribuan foto dan video miliknya.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda DIY AKBP Roberto Pasaribu menyebut, pihaknya menyita handphone kepunyaan Siskaeee yang dipakai untuk menyimpan 2 ribuan file foto dan 3 ribuan video. Total kapasitasnya mencapai 150 gigabyte lebih.

Adapun hardisk yang digunakan sebagai wadah penyimpanan foto dan video berukuran total 600 gigabyte.

"Kami juga berhasil mengamankan 2 ribu file video dan 3.700 file gambar yang sudah kita takeout semua dari seluruh media-media online yang ada, ini dengan catatan agar tidak ada lagi yang mengupload video dia," kata Roberto di Mapolda DIY, Selasa (7/12/2021).

Ada pula barang bukti lain yang mengarahkan kepada kasus dugaan pelanggaran tindak pidana Pornografi dan UU ITE. Seperti pecut, rambut palsu, dan kostum, lalu lampu cincin, kamera mirrorless, handphone, juga laptop yang dipakai Siskaeee untuk memproduksi konten-konten vulgarnya.

Sedangkan beberapa barang bukti lain adalah asesoris atau atribut milik S yang identik dengan yang dikenakan dalam video eksibisionis di YIA. Seperti kacamata, baju blazer abu-abu, dan rok hitam.

"Dan (barang bukti) hasil perolehan kejahatan yang dilakukan oleh tersangka sendiri itu berupa mobil perhiasan dan beberapa buku rekening yang kita jadikan alat bukti nanti di dalam transaksi keuangannya, termasuk dalam bentuk mata uang asing yang kami sita di lokasi saat penggeledahan," papar Roberto.

Diberitakan sebelumnya, FCN (23) alias Siskaeee, warga kelahiran Sidoarjo, Jawa Timur menjadi tersangka kasus dugaan pelanggaran Pornografi dan UU ITE usai video tak senonohnya di YIA dipolisikan oleh PT. AP 1.

Siskaeee juga mengaku kerap mengunggah konten vulgar di platform daring berbayar. Polisi menyebut tersangka telah menghasilkan pendapatan bersih Rp1.749.511.009 sepanjang Maret 2020 sampai Desember 2021.

"Pasalnya kami terapkan yang bersangkutan pasal UU ITE 27 ayat 1 berbicara mengenai melanggar konten atau dokumen yang berisi kesusilaan dan juga Undang-undang tahun 44 tahun 2008 mengenai pornografi," jelas Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda DIY AKBP Roberto Pasaribu. []