News

Polisi Telusuri Aliran Dana Penjualan Narkoba Diduga Lari ke Terorisme

Polres Metro Jakarta Pusat ungkap 310 kg sabu di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat dan Hotel N1 di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Sabtu (8/5/2021)


Polisi Telusuri Aliran Dana Penjualan Narkoba Diduga Lari ke Terorisme
Rillis Narkoba Polres Pusat sebesar 310 Kg

AKURAT.CO, Polres Metro Jakarta Pusat ungkap 310 kg sabu di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat dan Hotel N1 di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Sabtu (8/5/2021) malam.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, pihaknya akan mendalami terkait dengan hasil penjualan narkoba jenis sabu tersebut. Sebab, ada dugaan hasil penjualan sabu ini sebagian dialihkan untuk jaringan terorisme di Indonesia.

"Kita sedang selidiki. Apakah ini digunakan untuk kegiatan lain atau murni sindikat narkoba," tegas dia, Selasa (11/5/2021). 

Sebab, narkoba ini memiliki korelasi dengan organisasi kriminal lainnya, misalnya kelompok teror, kelompok kartel, dan lainnya.

"Ini produsennya di Timur Tengah, tapi pengendalinya kelompok dari Nigeria. Informasi tentang masuknya barang ini juga kerja sama kita dengan DEA. Untuk memantau tentang pergerakan (peredaran narkoba)," ucap dia.

Ratusan kg narkoba ini dikirim melalui jalur laut karena proses penyelidikan dilakukan dari  Februari 2021 atau selama 3 bulan.

Sebab, dengan jalur laut, dinilai aman oleh bandar besar karena tidak ada pemeriksaan X-Ray seperti di Bandara.

"Setiap kerja keras pasti ada reward dari pimpinan, dari saya pasti beri apresiasi saya pikir bapak Kapolri akan mengapresiasi juga, kami akan menyarankan untuk Tim yang bekerja ini diberikan reward," terangnya.

Jika dirupiahkan barang haram ini bernilai kurang lebih Rp400 Miliar dam menyelematkan 1,2 juta jiwa pengguna narkoba aktif.

 "Karena ini yang bekerja jaringan internasional kita bekerja sama degan agen penegakan hukum yang di luar termasuk yang tadi saya sampaikan dengan DEA sehingga pertukaran informasi untuk mengungkap jaringan ini mulai dari hulu hingga hilir bisa diungkap tuntas," tandasnya.[]

Arief Munandar

https://akurat.co