News

Polisi Tegur 16.859 Pengendara Selama 14 Hari Operasi Zebra Jaya

Selesai sudah pemberlakuan Operasi Zebra Jaya 2021. Ditlantas Polda Metro Jaya merangkum total penindakan Operasi Zebra Jaya selama 14 hari.


Polisi Tegur 16.859 Pengendara Selama 14 Hari Operasi Zebra Jaya
Personel Satuan Lalu Lintas Jakarta Timur memeriksa kelengkapan surat kendaraan bermotor saat pelaksanaan Operasi Zebra 2020 di Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jakarta, Senin (26/10/2020). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Selesai sudah pemberlakuan Operasi Zebra Jaya 2021. Ditlantas Polda Metro Jaya merangkum total penindakan Operasi Zebra Jaya selama 14 hari.

Kepala Subdit Penegakan Hukum (Kasubdit) Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono mengatakan, sebanyak 16.859 teguran dilakukan selama 14 hari pemberlakuan Operasi Zebra Jaya. Operasi Zebra Jaya dimulai pada tanggal 15 November 2021 sampai dengan 28 November 2021.

"Pengendara ditegur sebanyak 16.859," katanya saat dihubungi, Jakarta, Senin (29/11/2021).

Selain itu, Argo membeberkan, dalam Operasi Zebra Jaya tahun 2021 ini memang memfokuskan terhadap pengendara yang menggunakan knalpot bising hingga penggunaan Rotator Strobo.

Selama 14 hari kemarin polisi berhasil menindak ribuan pengendara yang masih nakal menggunakan knalpot bising.

"Alhasil, polisi berhasil menindak 2.276 pengendara menggunakan knalpot bising dan 60 Rotator Strobo," lanjut Argo.

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo ketika itu menyampaikan bahwasanya operasi ini akan menyasar ke titik-titik rawan terjadinya pelanggaran lalu lintas.

Beberapa titik rawan terjadinya pelanggaran lalu lintas itu di antaranya Jakarta Selatan yang meliputi; Jalan Fatmawati, Jalan Panglima Polim, Jalan TB Simatupang. Kemudian Jakarta Timur; Jalan Banjir Kanal Timur (BKT), Jalan Panjaitan, dan Jalan Sutoyo.

Lalu Jakarta Barat; Jalan S Parman, Roxy Grogol Petamburan, dan Jalan Daan Mogot. Sedangkan Jakarta Pusat diutamakan di sekitar Jalan Gunung Sahari.