News

Polisi Tegas, Lebih dari 50 Orang Telah Ditetapkan sebagai Tersangka Pinjol Ilegal

Mabes Polri tengah menganalisis kasus dan mengonstruksi hukum untuk menjerat pelaku usaha pinjol ilegal untuk dijadikan acuan bagi polisi di daerah


Polisi Tegas, Lebih dari 50 Orang Telah Ditetapkan sebagai Tersangka Pinjol Ilegal
Kabareskrim Mabes Polri Komjen Agus Andrianto (Tangkapan layar YouTube Kemenko Polhukam)

AKURAT.CO, Kepolisian terus melakukan penindakan terhadap perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal. Hingga saat ini sudah ada belasan kasus dan puluhan tersangka kasus pinjol yang ditangani Korps Bhayangkara.

"Kami sudah mengungkap 13 kasus dengan 57 tersangka yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Pertama kami ungkap dari Kabareskrim sendiri, kemudian Polda Metro, Polda Jabar, Polda Kalbar, Polda Jateng," kata Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri Komjen Agus Andrianto saat konferensi pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (22/10/2021).

Pihaknya, ditegaskan dia, serius mengungkap kasus pinjol yang menyalahi aturan. Seluruh Polda di Indonesia bahkan telah disurati untuk memburu praktik pinjol ilegal di wilayahnya masing-masing. 

Agus mengatakan, Mabes Polri kini tengah menganalisis kasus dan mengonstruksi hukum untuk menjerat pelaku usaha pinjol ilegal. Baik dari aspek keperdataan maupun aspek pidana. Hasil analisis akan dikirimkan ke seluruh Polda untuk dijadikan acuan penanganan kasus.

"Sementara perkembangan dari penanganan kasus tersebut kita sedang analisis kemudian hasil analisis akan kami distribusikan kepada setiap wilayah agar pelaku-pelaku usaha pinjaman online ini bisa kita tindak sesuai dengan apa yang sudah diputuskan pemerintah bahwa pinjaman online ilegal ini tidak memenuhi unsur keperdataan. Artinya, tindakan mereka adalah tindakan ilegal sehingga kami perlu melakukan penindakan," ungkapnya. 

Dia menegaskan, pihaknya akan memberikan pengamanan kepada masyarakat yang melaporkan kasus pinjol ilegal. Sikap tegas merupakan tindaklanjut dari keputusan pemerintah yang telah mengimbau masyarakat untuk berani melapor. 

"Ekses daripada keputusan pemerintah yang mengimbau kepada warga masyarakat yang sudah terlanjur mejadi korban Pinjol ini kami dari jajaran kepolisian siap untuk memberikan pengamanan," katanya. 

Pihaknya juga telah menginstruksikan kepada seluruh Polda di tanah air untuk merespons cepat setiap aduan masyarakat terutama yang terkait dengan pinjol ilegal. Pasalnya, tindakan operasional pinjol ilegal telah mengganggu fisik dan psikis. 

"Atas perintah bapak Kapolri kami sudah melakukan telegram kepada semua Polda untuk memberikan respons cepat keluhan masyarakat apabila ada tindakan-tindakan yang dirasakan mengganggu secara psikis maupun fisik kepada masyarakat yang kebetulan menjadi korban Pinjol itu," sebutnya.

Dia juga meminta masyarakat untuk tidak takut terhadap oknum-oknum perusahaan pinjol ilegal. Masyarakat diharapkan berani melaporkan tindakan oknum perusahaan pinjol ilegal yang mengancam keselamatan kepada polisi. Polisi, kata dia, akan melindungi masyarakat yang membuat pengaduan. 

"Jadi mohon kepada masyarakat untuk berani melapor pada kepolisian atas peristiwa yang terjadi yang terkait dengan pinjol ini," ungkapnya.[]