Olahraga

Polisi Tangkap Dua Pria Pemberi Jalan Penonton "Jebolan" di Wembley

Dua orang yang ditangkap adalah pria berusia 18 tahun asal London yang dituduh memberi jalan kepada penonton tanpa tiket masuk ke Stadion Wembley.


Polisi Tangkap Dua Pria Pemberi Jalan Penonton
Sejumlah suporter tanpa tiket ketika menjebol masuk ke Stadion Wembley pada final Piala Eropa 2020 antara Inggris dan Italia di London, Inggris, Minggu (11/7). (TWITTER)

AKURAT.CO, Kepolisian Metropolitan London, Inggris, akhirnya menangkap dua pria yang memberikan jalan bagi para suporter tanpa tiket masuk ke Stadion Wembley pada final Piala Eropa 2020, akhir pekan lalu. Dua orang tersebut berusia 18 tahun dan sudah dibebaskan sementara penyelidikan tetap berjalan.

“Dua orang telah ditahan dengan dugaan pencurian menyusul dugaan bahwa mereka mengambil beberapa barang dan membagi-bagikannya, dengan tujuan untuk membiarkan orang-orang mendapatkan askses tanpa izin masuk ke Stadion Wembley selama final Euro 2020,” kata kepolisian sebagaimana dipetik dari The Guardian.

Polisi setidaknya telah menahan 50 orang di ibukota Inggris pada pekan ini di mana 26 di antaranya ditahan di Wembley di hari pertandingan pada Minggu (11/7). Mabuk karena alkohol dianggap sebagai salah satu penyebab jebolnya stadion nasional Inggris dalam pertandingan tim nasional mereka melawan Italia tersebut.

“Sebagian besar pertandingan sepakbola dijelang dengan beberapa derajat kemabukan… tetapi alkohol adalah satu masalah, masalah utama,” kata mantan Asisten Deputi Komisioner Polisi Metropolitan London, Andy Trotter.

“Orang-orang yang mempertunjukkan (menjebol stadion) hari Minggu lalu adalah orang yang sama yang melakukannya di setiap kota di seluruh negara ini pada Sabtu malam yang panas.”

Untuk mematuhi protokol kesehatan sehubungan dengan pandemi virus corona (Covid-19), penyelenggara pertandingan mengosongkan sekitar 30 ribu tempat duduk di Wembley pada laga Inggris dan Italia.

Para penjebol stadion memanfaatkan beberapa jalur di antaranya adalah jalan masuk untuk penonton disabel. Penonton disabel yang masuk ke stadion karena mendapatkan tiket mengaku merasa diteror dengan masuknya penonton tanpa tiket.

Hingga 13 Juli, Unit Kebijakan Sepakbola Inggris mencatat 897 insiden yang berhubungan dengan sepakbola terjadi pada 24 jam di hari pertandingan final Euro 2020 di seluruh negara tersebut dengan sebanyak 264 orang ditahan. Sepanjang turnamen, sekitar 2.334 insiden terjadi dengan 634 penangkapan.

Laga final Euro 2020 menjadi pertandingan dengan euforia besar karena untuk kali pertama Inggris bermain di final turnamen antara negara sebenua tersebut. Inggris akhirnya harus menerima kekalahan dari Italia lewat adu penalti dan memupus harapan mendapatkan gelar Eropa untuk yang pertama sepanjang sejarah.[]