News

Polisi: Siswa Coba Bunuh Diri Karena Depresi Ditinggal Orang Tuanya


Polisi: Siswa Coba Bunuh Diri Karena Depresi Ditinggal Orang Tuanya
Ilustrasi - Terjun Bebas (AKURAT.CO/Candra Nawa)

AKURAT.CO, Kepolisian Polsek Bogor Tengah Kota Bogor mengungkap alasan LM (15) siswi SMA yang melakukan percobaan bunuh diri dengan cara loncat di Jembatan Merah, Jalan Veteran, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Saefuddin Gayo mengungkapkan, siswi SMA yang berinisial LM warga Kreteg Kaler Rt. 01 Rw 02 Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor mengalami depresi karena ditinggal orangtuanya.

"Saat melakukan percobaan bunuh diri, korban sempat hanyut dan tersangkut kemudian berhasil di selamatkan. Korban mengalami syok/ trauma," jelas Gayo saat dihubungi AKURAT.CO, Selasa (3/9/2019).

Masih kata dia, kondisi korban masih sadar dan kini sedang dalam penanganan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor.

"Kondisi fisik korban saat ini baik-baik saja. Hanya mengalami syok berat," pungkas dia.

Diketahui, seorang siswi salah satu SkMA di Kota Bogor nekat melakukan percobaan bunuh diri dengan meloncat dari jembatan merah Jalan Veteran, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor ke sungai.

Peristiwa percobaan bunuh diri siswi loncat dari jembatan merah terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Melihat peristiwa itu, warga bersama petugas kepolisian yang tengah mengatur lalu lintas di sekitar Jembatan Merah lalu berusaha menyelamatkan korban dan mengevakuasinya ke rumah sakit.[]