News

Polisi Pastikan Promo Miras 'Muhammad-Maria' Holywings Belum Berjalan

Promo minuman alkohol bagi yang bernama 'Muhammad' dan 'Maria' belum terjadi dan baru hanya sebatas diunggah di media sosial. 


Polisi Pastikan Promo Miras 'Muhammad-Maria' Holywings Belum Berjalan
Logo Holywings (Tangkap layar website Holywings)

AKURAT.CO, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto memastikan promo minuman alkohol bagi yang bernama 'Muhammad' dan 'Maria' belum terjadi dan baru hanya sebatas diunggah di media sosial. 

"Jadi sebelum ini terjadi, kami sudah lakukan penindakan sehingga promosi tersebut tidak berjalan,” kata Budhi, Jakarta, Sabtu (25/6/2022). 

Budhi mengatakan, para karyawan melakukan promosi pada Kamis (23/6/2022) malam. Namun, sebelum program promosi itu berjalan polisi telah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan kepada sejumlah pegawai Holywings.

baca juga:

"Memang ini belum terjadi karena memang kita sudah bergerak cepat. Kita sudah menindaklanjuti informasi tersebut sehingga kalau kita baca dari selebaran ataupun promo yang disampaikan itu berlaku untuk hari Kamis," kata Budhi. 

Budhi berujar unsur tindak pidana sudah ditemukan sejak postingan tersebut diunggah.

Oleh karena itu, kata Budhi, pihaknya berinisiatif untuk menjemput bola sebelum kasus ini ramai yaitu dengan melakukan patroli siber sebelum kasus ini ramai. 

"Dari patroli siber yang dilakukan oleh Satreskrim polres Jakarta Selatan kami kemudian mendapatkan informasi keterangan bahwa informasi tersebut benar dikeluarkan secara resmi oleh pihak HW. kantor pusatnya berada di daerah BSD, Tangsel," kata Budhi. 

"Dari situ kami membuat laporan polisi model A karena pada saat itu belum ada yang melaporkan kepada kami tapi kami sudah berinisiatif untuk menjemput bola sebelum kasus ini ramai kita sudah buat laporan polisi model A. kemudian kami langsung bergerak ke daerah BSD, Tangsel," lanjutnya. 

Sebelumnya, Polisi telah menetapkan enam orang menjadi tersangka terkait unggahan promosi kafe Holywings mengundang kepada pemilik nama Muhammad dan Maria untuk diberikan minuman beralkohol gratis.

Enam orang berinisial EJD (27), NDP (36), DAD (27), AAB (25), AAM (25), EA (22) yang berperan sebagai direktur kreatif, desain grafis, admin tim hingga pengunggah konten ke media sosial tersebut terancam hukuman pidana 10 tahun penjara

Alasan Gunakan Nama Muhammad dan Maria

Budhi menyebut motif para tersangka melakukan hal itu karena untuk menarik minat masyarakat datang ke outlet Holywings Indonesia, khususnya pada outlet-outlet yang tingkat penjulannya masih berada di bawah target dari manajemen.

"Mereka membuat konten tersebut untuk menarik pengunjung untuk datang ke outlet HW khususnya outlet yg persentasenya penjualannya dibawah target 60 persen," kata Budhi dalam keterangannya, Sabtu (25/6/2022). 

Kendati demikian, polisi masih terus mendalami motif lain terkait pemilihan dua nama tersebut. 

"Kita akan terus mendalami motif lain kenapa menggunakan nama tersebut sementara masih ada nama-nama lain ini tentunya akan kami terus dalami sampai dengan nanti kami menemukan apa yang sebenarnya menjadi latar belakang mereka menggunakan dua nama tersebut," lanjut Budhi. []