News

Polisi Masih Pelajari Kasus Ujaran Kebecian Ruhut Sitompul

Polisi Masih Pelajari Kasus Ujaran Kebecian Ruhut Sitompul
Politikus Ruhut Sitompul (Youtube/Ruhut P Sitompul)

AKURAT.CO, Polisi masih mempelajari kasus ujaran kebencian berbau SARA yang menyeret politikus senior PDIP Ruhut Sitompul.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menjelaskan bahwa sampai saat ini penyidik sedang mendalami kasus ujaran kebencian tersebut. Selain itu Ruhut dinilai sudah meminta maaf atas tindakan cerobohnya yang berujung pada laporan polisi. 

"Masih dipelajari, lagian sudah minta maaf," kata Endra Zulpan, Jumat (27/5/2022).

baca juga:

Sebelumnya, Panglima Komandan Patriot Revolusi (Kopatrev) Petrodes Mega MS Keliduan atau Mega melaporkan politikus PDIP Ruhut Sitompul ke Polda Metro Jaya atas dugaan ujaran kebencian antar-suku, ras dan golongan.

Laporan tersebut merupakan buntut unggahan foto Gubernur DKI Anies Baswedan mengenakan pakaian adat suku Dani, Papua di akun Twitter pribadinya.

Terkait hal ini, polisi telah memeriksa pelapor. Mega diperiksa pada 24 Mei 2022. 

“Saya dan dua saksi hadir di polda, bicara hampir empat jam bersama penyidik. Agenda berikutnya seharusnya pemanggilan terhadap @ruhutsitompul untuk diperiksa. Kami kawal terus kasus ini,” kata Mega dikutip dari akun @MegaPKeliduan di Twitter, Rabu (25/5).

Ruhut pun telah meminta maaf terkait hal ini. Ruhut meminta maaf di akun Twitternya dan saat acara talkshow di sebuah televisi swasta.

Menurutnya, pihak yang menghujat dirinya tidak tahu duduk permasalahan. Meski demikian, Ruhut mengungkapkan maafnya terhadap semua pihak yang tersinggung.

“Tahunya aku dihujat habis-habisan tapi apa mau dikata. Apalagi yang hujat pada tidak tahu permasalahannya. Tapi aku harus berhikmat dan untuk semua yang masih marah-marah. Maafkan aku manusia yang tidak luput dari kesalahan. Merdeka,” tulis Ruhut lewat akun Twitter pribadinya, Jumat (13/5/2022)

Ruhut mengatakan dirinya tidak bermaksud menyinggung Papua yang merupakan bagian dari Indonesia. Ia pun memerintahkan polisi untuk mengusut pembuat meme yang dibagikannya.

“Papua bagian dari Indonesia. Kalau memang ada yang tersinggung, saya Ruhut Poltak Sitompul mohon maaf dengan kejadian itu," ujar Ruhut dalam acara talkshow tersebut.

"Tapi saya mohon kawan-kawan, siapapun yang sembarangan buat meme, kita minta tolong polisi segera mengusutnya,” imbuhnya yang mengaku hanya membagikan meme editan foto Anies.[]