News

Polisi Klaim Identifikasi Pelaku Penyerangan Jambusari, Pemicu Rusuh di Babarsari

Peristiwa penyerangan di Jambusari yang melukai tiga orang ini sendiri diketahui telah memicu kerusuhan di Babarsari, Sleman, Senin siang tadi.


Polisi Klaim Identifikasi Pelaku Penyerangan Jambusari, Pemicu Rusuh di Babarsari

AKURAT.CO Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeklaim telah berhasil mengidentifikasi pelaku penyerangan di Jambusari, Sleman, Minggu (3/7/2022) dini hari lalu.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat pelaku yang di TKP Jambusari bisa segera diamankan, karena kita sudah mendapatkan gambaran siapa yang melakukan di Jambusari," kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto di Mapolda DIY, Sleman, Senin (4/7/2022).

Peristiwa penyerangan di Jambusari yang melukai tiga orang ini sendiri diketahui telah memicu kerusuhan di Babarsari, Sleman, Senin siang tadi.

baca juga:

Kerusuhan, menurut polisi, disebabkan oleh sekelompok orang yang tak puas dengan kinerja polisi mengusut kasus di Jambusari. Kericuhan di Babarsari itu sendiri berakibat pada kerusakan sejumlah bangunan dan sepeda motor.

Sementara, peristiwa di Jambusari didahului keributan antar dua kelompok di sebuah tempat karaoke, Sabtu (2/7/2022) malam.

Yuli menuturkan, keributan berujung pengrusakan dan penganiayaan di tempat karaoke dipicu ketika kasir menanyakan kepada sekelompok pengunjung apakah mereka sudah membayar atau belum.

Baca Juga: Kronologi Peristiwa Pemicu Kericuhan Babarsari Sleman

Saat itu, sekelompok pengunjung merasa tak terima oleh pertanyaan kasir. Satu dari mereka berinisial L.

"Ditanya oleh kasirnya, apakah sudah bayar atau belum. Yang kemudian intinya di situ ribut," kata Yuli.

Saat itu, pihak manajemen karaoke memanggil sosok berinisial K selaku penanggung jawab tempat hiburan itu. K beserta kelompoknya meminta agar tak ada keributan di lokasi itu, meski yang terjadi adalah sebaliknya.

"Terjadi keributan dan ada pengerusakan di tempat hiburan tersebut," ucap Yuli.

Alhasil, monitor komputer beserta kaca di lokasi mengalami pecah. Beberapa orang dari kelompok L juga terluka.

"Kelompok L juga ada yang terluka di situ pada dini hari itu ada tiga orang kondisinya saat ini masih dilakukan perawatan di rumah sakit," lanjut dia.[]