News

Polisi Kembali Tetapkan Tersangka Kasus Pengeroyokan Saat Unras Pemuda Pancasila

Penyidik Polda Metro Jaya kembali menetapkan seorang tersangka kasus pengeroyokan anggota polisi yang mengawal unjuk rasa Pemuda Pancasila.


Polisi Kembali Tetapkan Tersangka Kasus Pengeroyokan Saat Unras Pemuda Pancasila
Konferensi pers kasus Pemuda Pancasila keroyok polisi (AKURAT.CO/Zendy Pradana)

AKURAT.CO, Penyidik Polda Metro Jaya kembali menetapkan seorang tersangka kasus pengeroyokan anggota polisi yang mengawal unjuk rasa (unras) organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP). Dengan demikian sudah ada 16 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menerangkan, seorang yang baru ditetapkan sebagai tersangka adalah pemukul Kepala Bagian Operasional Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Dermawan Karosekali. Sedangkan, 15 tersangka lainnya berperan membawa senjata tajam ketika unjuk rasa.

Masih kata Zulpan, seorang yang baru ditetapkan tersangka dijerat Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan.

"Iya, yang jelas dia tersangka ya," kata Zulpan ketika dikonfirmasi, Jumat (26/11/2021).

Zulpan mengatakan, tersangka yang berperan membawa senjata tajam dijerat dengan Undang Undang Darurat Nomor 1 Tahun 1959.

Sebelumnya, unjuk rasa kelompok Pemuda Pancasila (PP) di depan Gedung DPR RI berujung ricuh. Sejumlah anggota polisi terluka ketika mengamankan aksi tersebut.

Berdasarkan video yang beredar, telihat ratusan peserta aksi berhamburan di Jalan Gatot Subroto, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (25/11/2021). Kemudian terlihat beberapa peserta aksi memukul seorang anggota polisi.

Atas kejadian itu, polisi mengamankan 21 peserta aksi, 15 diantaranya ditetapkan sebagai tersangka karena membawa senjata tajam.[]