News

Polisi Kasih Jempol Demo Buruh 21 Mei Berlangsung Tertib

Demo digelar buruh untuk menyeruakan 15 tuntutan salah satunya turunkan harga


Polisi Kasih Jempol Demo Buruh 21 Mei Berlangsung Tertib
Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) bersama mahasiswa saat menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Sabtu (21/5/2022). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Unjuk rasa sejumlah elemen buruh yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat atau Gebrak berakhir damai. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan menyampaikan terima kasih karena unjuk rasa dilakukan dengan tertib.

"Kami dari Polda Metro Jaya tentunya mengucapkan terima kasih kepada para peserta aksi yang bisa menjaga kedamaian aksi hingga akhir kegiatan," kata Zulpan di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (21/5/2022). 

baca juga:

Ia mengatakan pihak kepolisian juga telah mengawal kegiatan dari awal hingga akhir dengan baik. 

"Kemudian kepolisian juga tentunya dari awal hingga akhir menjaga dan mengawal kegiatan ini dengan baik," lanjutnya. 

Zulpan berharap kedepannya kegiatan penyampaian pendapat akan terus dilakukan dengan tertib. 

"Tentunya ke depan kita harapkan kegiatan-kegiatan seperti ini yang baik seperti ini bisa kita pertahankan," tutupnya. 

Seperti yang diketahui, sejumlah aksi yang tergabung dalam Gebrak melaksanakan aksi unjuk rasa pada Sabtu (25/5/2022) di Patung Kuda, Jakarta Pusat. 

Dalam aksi ini, 1.500 peserta aksi membawa 15 tuntutan yakni:

1. Hentikan pembahasan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja inkonstitusional dan hentikan upaya revisi UU Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan.

2. Hentikan kriminalisasi terhadap gerakan rakyat dan tuntaskan pelanggaran HAM.

3. Turunkan harga (BBM, minyak goreng, PDAM, Listrik, Pupuk, PPN, dan Tol).

4. Tangkap, adili, penjarakan, dan miskinkan seluruh pelaku koruptor.

5. Redistribusi kekayaan nasional (berikan jaminan sosial atas pendidikan, kesehatan, rumah, fasilitas publik, dan penyediaan pangan gratis untuk masyarakat).

6. Sahkan UU Pembantu Rumah Tangga dan berikan perlindungan bagi buruh migran.

7. Wujudkan reforma agrarian sejati dan hentikan perampasan sumber-sumber agraria.

8. Tolak penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.

9. Berikan akses partisipasi publik seluas-luasnya dalam rencana Revisi UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

10. Tolak Revisi UU Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja.

11. Berikan perlindungan dan jaminan kepastian kerja bagi pekerja pemerintahan non PNS (penyuluh KB, guru honorer, pekerja perikanan dan kelautan), serta pengemudi/driver online, dan lain-lain.

12. Hapus sistem kerja kontrak, outsourcing, dan sistem magang.

13. Stop upah murah, berlakukan upah layak nasional.

14. Hapuskan kekerasan berbasis gender di dunia kerja lewat ratifikasi Konvensi ILO 190.

15. Berikan ruang Demokrasi untuk rakyat Papua. Tolak otonomi khusus dan Daerah Otonomi Baru.