News

Polisi Gagalkan Pengiriman 1 Kilogram Sabu-sabu di Samarinda

 Polisi Gagalkan Pengiriman 1 Kilogram Sabu-sabu di Samarinda
Petugas menata barang bukti yang akan diperlihatkan kepada wartawan saat rilis Pemusnahan Barang Bukti Narkotka (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Pengiriman paket lebih dari 1 kg narkoba jenis sabu-sabu telah digagalkan oleh Satresnarkoba Polresta Samarinda, Kalimantan Timur. Narkoba itu rencananya akan di kirim menuju kota lain di Kalimantan.

Kasat Narkoba Polresta Samarinda AKP Andika Dharma Sena kepada awak media di Samarinda, Senin (9/11/2020) mengatakan pihaknya juga telah mengamankan dua orang sebagai tersangka.

Dua orang pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

baca juga:

Andika mengatakan barang bukti sabu seberat 1.028,73 gram (1,028 kg) tersebut disita dari tersangka EM (48) warga Jalan Magelang, Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, saat operasi yang dilaksanakan Minggu sore.

"Tersangka EM kita amankan di lokasi Jembatan Mahkota II, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, saat kami geledah kami menemukan 1 buah papper bag warna hijau yang tergantung di motor pelaku," kata Andika.

Dia mengatakan di dalam tas tersebut terdapat 1 buah kotak kecil warna hijau putih yang berisi 10 paket narkotika jenis sabu-sabu seberat 1.028,73 gram brutto.

Turut diamankan 2 unit HP yakni 1 unit HP biasa warna hitam, dan 1 satu unit HP Android warna emas yang tersimpan pada kantong celana pelaku.

“Modusnya, barang haram tersebut dimasukkan ke dalam kotak kecil warna hijau di dalam papper bag,” kata Andika Dharma Sena.

Pihaknya terus mengembangkan penyidikan dan diketahui bahwa EM merupakan kurir dari seorang wanita yang diketahui masuk Daftar Pencarian Orang ( DPO).

Sumber: ANTARA