News

Polisi di Dua Negara Bagian India Saling Serang karena Sengketa Perbatasan, 5 Meninggal

Polisi di dua negara bagian India dilaporkan terlibat baku tembak pada Senin (26/7). Akibatnya, lima polisi dinyatakan tewas.


Polisi di Dua Negara Bagian India Saling Serang karena Sengketa Perbatasan, 5 Meninggal
Ketegangan soal perbatasan kerap menjadi pemicu konflik antara kedua negara bagian (Anadolu Agency)

AKURAT.CO, Polisi antara dua negara bagian India dilaporkan terlibat baku tembak pada Senin (26/7) siang hingga sore waktu setempat. Karena pertempuran ini, lima polisi akhirnya dinyatakan tewas. Sementara puluhan warga sipil terluka.

Sebagaimana diwartakan Hindustan Times hingga Indian Today, insiden baku tembak itu terjadi di perbatasan negara bagian Assam dan Mizoram. Kedua belah pihak saling berseteru di titik perbatasan Assam-Mizoram yang dibagi oleh Lailapur di Distrik Cachar dan Vairengte di Distrik Kolasib.

Dalam peristiwa berdarah itu, ribuan warga sipil di kedua sisi perbatasan juga dilaporkan saling bersitegang. Mereka ikut melempar batu dan saling menyerang. Foto yang beredar juga ikut mengungkap petugas keamanan menembakkan peluru gas air mata dan pelet udara ketika massa membakar kendaraan hingga gubuk.

Polisi hingga Warga Antara Dua Negara Bagian India Saling Tempur, Enam Tewas - Foto 1
 Kekerasan pecah di perbatasan Assam-Mizoram (HT Photo/Biswa Kalyan Purkayastha)

Hingga kini, belum diketahui secara pasti kronologi maupun pihak yang lebih dulu memantik konflik. Namun, seperti diberitakan BBC, para pejabat dari kedua belah pihak, termasuk menteri utama, telah menuduh satu sama lain memprovokasi kekerasan.

Ketua menteri Assam mengumumkan di Twitter bahwa anggota polisi negara bagiannya telah berupaya mempertahankan batas konstitusional, tetapi tetap dibunuh oleh pasukan Mizoram. Disebutkan juga bagaimana saat itu, korban yang tewas di pihak Assam mencapai hingga enam polisi.

"Saya sangat sedih memberi tahu bahwa enam jawan (pasukan India) yang pemberani dari Polisi Assam telah mengorbankan hidup mereka saat mempertahankan batas konstitusional negara bagian kita di perbatasan Assam-Mizoram. Belasungkawa saya yang tulus kepada keluarga yang ditinggalkan," cuit Ketua Menteri Assam, Himanta Biswa Sarma.

Namun, setelahnya, Sharma merevisi jumlah polisi yang tewas mencapai 5 personel. Sementara korban luka melambung hingga sekitar 50 orang. 

“Dengan berat hati kami terdesak untuk mencatat bahwa apa yang disebut oleh pihak Mizoram sebagai intrusi dan agresi oleh Assam, telah menyebabkan 5 personel Polisi Assam dipastikan tewas, dan lebih dari 50 luka-luka,”kata Sarma mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Di sisi lain, Menteri Dalam Negeri Mizoram, Lalchamliana menuduh anggota Kepolisian Assam memasuki wilayah Mizoram dan melakukan pembakaran.