News

Polisi Bilang Korban Penembakan di Tangerang Paranormal, Bukan Ustaz

Korban penembakan di Tangerang bukan seorang ustaz, melainkan paranormal.


Polisi Bilang Korban Penembakan di Tangerang Paranormal, Bukan Ustaz
Konferensi pers kasus penembakan di Tangerang (AKURAT.CO/Zendy Pradana)

AKURAT.CO, Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat meluruskan kabar yang beredar di masyarakat bahwa korban penembakan di Tangerang merupakan seorang ustaz.

Ade mengatakan, korban merupakan seorang paranormal, bukanlah seorang pengajar ilmu agama.

"Rekan-rekan semuanya, kejadian ini korban adalah paranormal bukan seorang ustaz, korban sama sekali tidak memiliki predikat ustaz, dia juga tidak mengajarkan ilmu agama," kata Ade Mapolda Metro Jaya, Senin (28/9/21)

Ade menuturkan, korban yakni Armand alias Alex (43) kesehariannya sebagai ahli pengobatan alternatif atau biasa disebut paranormal.

"Dia setiap hari selama 20 tahun terakhir sebagai ahli pengobatan alternatif," tandas Ade.

Ade menambahkan, Armand memang di sekitar tempat tinggalnya didapuk sebagai ketua majelis taklim. Namun, warga setempat mengenal korban sebagai paranormal.

"Dipastikan paranormal, dari mana taunya? Dari saksi yang pernah berobat di sana dan alat bukti di rumahnya, buku tamu," lanjut Tubagus Ade Hidayat

Sebelumnya, jajaran Polda Metro Jaya menangkap tiga pelaku penembakan Armand. Ketiga pelaku yang diamankan masing-masing berinisal M, K, dan S.

Masing-masing pelaku memiliki peran berbeda-beda ketika beraksi. M sebagai inisiator. S sebagai eksekutor. Y sebagai joki.[]