News

Polisi Ungkap Aliran Dana Jual Beli Jabatan Bupati Nganjuk Untuk Keperluan Pribadi

Untuk kepentingan partai politik sejauh ini belum bisa dibuktikan


Polisi Ungkap Aliran Dana Jual Beli Jabatan Bupati Nganjuk Untuk Keperluan Pribadi
Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat

AKURAT.CO, Direktorat Tipikor Bareskrim Polri menyampaikan hasil penyidikan sementara kasus  jual beli jabatan yang dilakukan Bupati Nganjuk, Jawa Timur, Novi Rahman Hidayat. Hingga saat ini belum ditemukan adanya aliran dana ke partai politik.

"Sampai saat ini masih untuk kepentingan pribadi yang bersangkutan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono di Mabes Polri, Selasa (18/5/2021).

Namun Rusdi mengatakan bahwa penyidikan terus dilakukan. Penyidik masih menggali fakta hukum kasus jual beli jabatan Bupati Nganjuk.

"Penyidikan masih berjalan, masih terus kami dalami, penyidikan sementara aliran dana masih untuk kebutuhan atau keuntungan pribadi saja," kata Rusdi.

Rusdi menyebutkan aliran dana dari praktik jual beli jabatan yang dilakukan Bupati Nganjuk sebagai imbalan atas jabatan yang diberikannya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat dalam operasi tangkap tangan (OTT), Senin (10/5).

Selain Bupati, penyidik Bareskrim Polri dan KPK juga menangkap enam tersangka lainnya. Keenamnya yakni, ajudan bupati dan lima orang camat. []

Bayu Primanda

https://akurat.co