News

Polisi Bantah Sopir Transjakarta yang Meninggal Jadi Tersangka

Penetapan seseorang menjadi tersangka harus dilakukan melalui gelar perkara


Polisi Bantah Sopir Transjakarta yang Meninggal Jadi Tersangka
Armada Transjakarta Koridor 1 Blok M-Kota menabrak separator di Jalan Jenderal Sudirman ke arah Bundaran Senayan, Selasa (9/10/2018) siang. (Dok. Akun Twitter @TMCPoldaMetro)

AKURAT.CO, Polda Metro Jaya membantah telah menetapkan sopir bus Transjakarta yang mengalami kecelakaan sebagai tersangka.

Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono menjelaskan pihaknya hingga saat ini belum melakukan gelar perkara terkait kecelakaan yang membuat dua orang meninggal dunia dan 31 penumpang lainnya mengalami luka berat dan ringan itu.

Kecelakaan dua bus transjakarta di Halte Cawang-Ciliwung, Jakarta Timur terjadi pada Senin pagi, dua hari lalu.

"Penetapan tersangka harus gelar (perkara) dulu," kata Argo kepada wartawan di Jakarta, Rabu (27/10/2021).

Hingga saat ini, kata Argo, pihaknya masih melakukan pengumpulan bukti dan keterangan dari saksi. Terlebih, olah TKP kecelakaan masih dilakukan pendalaman.

"Kami intinya belum bisa tetapkan penyebab utama kecelakaan, karena masih kumpulkan data yang kuat dari hasil olah TKP. Korlantas kemudian masih mengumpulkan saksi yang mendukung," kata Argo.

Argo mengatakan untuk sementara belum dapat disimpulkan penyebab kecelakaan apakah akibat kelalaian sopir atau ada faktor-faktor lainnya.

"Kalau sudah ada kepastian, informasinya akan kami sampaikan," imbuh Argo.[]