Entertainment

Polisi Akan Jemput Paksa Iko Uwais Jika Kembali Tak Hadir Pemeriksaan

Iko Uwais tidak hadir dipemeriksaan pada Sabtu (25/6) kemarin.


Polisi Akan Jemput Paksa Iko Uwais Jika Kembali Tak Hadir Pemeriksaan
Artis peran laga Indonesia Iko Uwais berpose dengan gerakan pencak silat ketika menghadiri pemutaran perdana film Mile 22 di Fox Theater, Westwood Village, Westwood, California, AS, pada Kamis (9/8/2018) waktu setempat (AFP)

AKURAT.CO, Iko Uwais gagal jalani pemeriksaan lanjutan terkait kasus dugaan pengeroyokan yang dilakukannya terhadap pria bernama Rudi pada Sabtu (25/6) kemarin. Suami penyanyi Audy Item itu kemudian meminta jadwal ulang untuk lakukan pemeriksaan pada 30 Juni 2022 mendatang.

Kombes Pol Endra Zulpan selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya meminta Iko Uwais bersikap kooperatif terhadap panggilan polisi.

"Kami harapkan dari pihak Iko Uwais bisa kooperatif memenuhi panggilan penyidik," ujar Endra Zulpan ditemui di Polda Metro Jaya Senin (27/6).

baca juga:

Endra mengungkapkan apabila Iko Uwais kembali mangkir dari pemeriksaan, maka pihaknya menyebut akan melakukan penjemputan paksa.

"Ketentuan kalau tidak datang dua kali bisa dilakukan penjemputan," tuturnya.

Kuasa hukum Iko Uwais, Rahim Key menjelaskan bahwa Iko Uwais  meminta waktu kepada penyidik polisi Metro Bekasi Kota untuk melakukan damai dengan pelapor, Rudi.

Hari ini saya jelaskan ditunda pemeriksaannya sedang menjalani proses perdamaian. Saya jelaskan kepada rekan-rekan media, ini bukan mangkir ya," ujar Rahim kepada wartawan di Polres Metro Bekasi Kota, Jl Pramuka, Kota Bekasi, Sabtu (25/6).

Rahim Key membantah bahwa Iko Uwais mangkir dari pemeriksaan. Menurutnya, kliennya hanya membutuhkan waktu untuk dapat berusaha agar kasus ini dapat terselesaikan dengan damai dan secara kekeluargaan.

"Ini bukan mangkir ya, kalau mangkir itu datang tanpa alasan ini kami minta waktunya untuk menjalankan proses perdamaian mungkin seperti itu," tuturnya.

Rahim menyebut hingga kini pihaknya masih mencoba untuk membangun komunikasi dengan Rudi.

"Sudah diupayakan, sedang dikomunikasikan ya. Kan ini sama-sama pelapor dan terlapor ya udahlah gimana jalan terbaik itu saja ya," ucapnya.

Iko Uwais yang secara mengejutkan meminta waktu untuk melakukan perdamaian dengan korban diduga lantaran kasusnya akan segera naik ke penyidikan.

Seperti diketahui Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengungkapkan bahwa kasus Iko Uwais akan segera naik ke penyidikan.

"Iya benar-benar (naik penyidikan). Jadi gini, kan kemarin sudah diperiksa tuh sesuai laporan yang ada di Polres Metro Bekasi Kota. Sudah diperiksa pelapor, saksi-saksi, termasuk terlapor Iko Uwais, kemudian dilakukan gelar perkara oleh penyidik," ujar Endra Zulpan kepada awak media, Kamis (23/6).

"Hasil gelar perkaranya memutuskan bahwa kasus ini memenuhi unsur pidana untuk dinaikan ketahap penyidikan," pungkasnya.[]