News

Polemik Cak Imin-Yenny Wahid, Pengamat: Ini Kan Drama Lama

Hendri Satrio mengatakan saling sentil antara Cak Imin dan Yenny Wahid merupakan drama lama hanya perlu diselesaikan secara internal diantara keduanya.


Polemik Cak Imin-Yenny Wahid, Pengamat: Ini Kan Drama Lama
Yenny Wahid adalah seorang politikus Indonesia dan aktivis Nahdlatul Ulama (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Polemik saling sindir antara Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid belakangan memanas. Keduanya saling melempar sentilan di media sosial. 

Heboh saling sindir dua tokoh politik ini terjadi lantaran Cak Imin sapaan akrab Ketua Umum PKB itu mengkritik Yenny Wahid. Cak Imin mengingatkan Yenny tidak ikut campur urusan partai yang dipimpinnya. Pasalnya Cak Imin mengatakan Yenny bukan bagian ataupun kader dari PKB. Dia meminta Yenny mengurus partainya sendiri sebab Yenny pernah membuat partai kendati sudah tidak lagi eksis.  

Peringatan Cak Imin tersebut lantas dibalas Yenny Wahid di twiter pribadinya. Yenny meminta Cak Imin sebagai pimpinan partai PKB tidak Baper terhadap kritik-kritik yang dilontarkannya. Tak lupa putri Gus Dur itu menuliskan bahwa Cak Imin bisanya merebut partai orang dan belum tentu bisa membuat partai sendiri. 

baca juga:

"Hahaha inggih Cak. Tapi ndak usah baper to, Cak. Dan memang benar, saya bukan PKB Cak Imin. Saya kan PKB Gus Dur," tulis Yenny Wahid di akun twitternya yang dikutip pada Kamis (23/6/2022).

Menanggapi polemik dua bersaudara itu, Pengamat Politik Hendri Satrio mengatakan bahwa saling sentil antara Cak Imin dan Yenny Wahid merupakan drama lama dan hanya perlu diselesaikan secara internal diantara keduanya. Menurut dosen Universitas Paramadina itu polemik antara dua bersaudara tidak perlu diumbar ke publik. 

"Oh ini kan drama lama antara Cak Imin dan Mba Yenny," katannya dihubungi melalui pesan singkat, Senin (27/6/2022).

Hendri memamparkan setidaknya PKB mendapatkan kemajuan dan terbukti mampu mendulang suara selama dipimpin oleh Cak Imin. Cak Imin mampu mengelola partai Islam itu dan menjaga hubungan baik dengan partai lain termasuk dengan NU. 

"Tapi emang selama dipimpin Cak Imin, PKB mampu terus bertahan di 5 besar sih, jadi bukan tanpa prestasi Cak Imin dalam pimpin PKB. Soal perseteruan ini hanya bisa diselesaikan mereka saja," pungkasnya.[]