News

Polda Sumbar: Terdapat Sejumlah Titik Rawan Macet Libur Natal dan Tahun Baru

Lokasi yang kerap terjadi macet adalah Padang menuju Kota Bukittinggi, sepanjang jalan tersebut terdapat beberapa kendala penyebab titik rawan macet


Polda Sumbar: Terdapat Sejumlah Titik Rawan Macet Libur Natal dan Tahun Baru
Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di jalan menuju Puncak di Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/12/2019). Menurut petugas Sat Lantas Polres Bogor, arus liburan Natal di kawasan wisata Puncak terjadi hari ini, Selasa (24/12) sehingga Polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem buka tutup untuk mengurai kemacetan kendaraan. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

AKURAT.CO, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat memetakan sejumlah titik rawan macet yang diprediksi akan terjadi saat libur Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru) di daerah tersebut.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol Yofie Girianto Putro di Padang, Minggu (27/12/2020) mengatakan lokasi yang kerap terjadi macet adalah Padang menuju Kota Bukittinggi.

Menurut dia di sepanjang jalan tersebut ada beberapa kendala yang menyebabkan ada titik yang rawan macet yang terjadi karena padatnya kendaraan yang ada di lokasi tersebut. Ia mengatakan kemacetan terjadi mulai dari arus lalu lintas yang padat dan laju kendaraan yang pelan yakni sekitar 20 kilometer per jam.

Kemudian ada kendaraan yang mogok ketika mendaki sehingga membuat terjadi kemacetan dan jalur Padang Bukittinggi memang banyak ada sejumlah tanjakan yang agak curam dan membuat pengendara kesulitan.

Setelah itu adanya penyempitan jalan di titik yang merupakan tikungan sehingga membuat kendaraan melaju dengan lambat dan terakhir adanya bekas bebatuan dan tanah akibat longsor yang terjadi sehingga menyebabkan kemacetan.

Menurut nya beberapa titik kemacetan mulai dari perlintasan rel kereta api Lubuk Alung, Sicincin, Silaiang, tanjakan Singgalang Karing, Padang Panjang, Pasar Koto Baru, Padang Lua dan kawasan Bukittinggi.

Dalam mengantisipasi kemacetan, Ditlantas Polda Sumbar telah menurunkan 1.188 personel lalu lintas yang bertugas membantu masyarakat di lokasi rawan macet dan rawan kecelakaan.

"Kita sudah petakan dan coba melakukan antisipasi agar masyarakat nyaman dan aman dalam berkendara,"ujarnya.

Selain jalur tersebut ada kawasan kelok sembilan yang coba dibersihkan dari pedagang kaki lima di sepanjang jalur tersebut karena kehadiran mereka membahayakan pengendara.

Sumber: Antara

Sulthony Hasanuddin

https://akurat.co