News

Polda Papua Baru Tetapkan Satu Tersangka, Kuasa Hukum Pelapor Video Mesum Nggak Puas


Polda Papua Baru Tetapkan Satu Tersangka, Kuasa Hukum Pelapor Video Mesum Nggak Puas
Ilustrasi - Pemerkosaan (AKURAT.CO/Candra Nawa)

AKURAT.CO, Penyidik Subdit V Siber Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus Polda Papua baru menetapkan satu tersangka kasus video mesum yang sempat viral di Kabupaten Mimika pada 11 Agustus lalu.

Kabid Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, tersangka kasus video mesum tersebut atas nama AZHB alias Ida (23).

Berkas perkara tersangka Ida akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Papua dalam waktu dekat untuk diteliti lebih lanjut.Jika berkas perkara tersangka Ida dinyatakan lengkap maka penyidik akan melanjutkan dengan pelimpahan tahap dua yaitu tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan.

"Kami terus melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus ini. Sejauh ini penyidik telah memeriksa dua orang saksi yang merupakan admin dua grup whatsapp yang menyebarkan video mesum tersebut. Saat ini penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan pelaku lainnya," ujar Kombes Kamal menjelaskan.

Kasus video mesum berdurasi 58 detik yang tersebar pada empat grup whatsapp di Kota Timika pada Selasa (11/8) malam yaitu Grup Pesparawi, Grup Papua Penuh Damai (Papeda), Grup Pemda Mimika dan Grup Papua dan Solusi dilaporkan oleh korban berinisial MM ke Polres Mimika.

Dalam perjalanan kasus ini, MM sudah memperbaiki laporannya tidak saja menyangkut kasus pencemaran nama baik tetapi juga kasus pornografi, pelanggaran UU ITE dan konspirasi kejahatan.

Secara terpisah, kuasa hukum MM, Aloysius Renwarin mendesak penyidik Polda Papua segera mengumumkan tersangka kasus pelanggaran UU ITE dalam penyebaran konten video mesum tersebut.

"Penyidik sudah mengumumkan satu tersangka kasus pornografi, bukan tersangka kasus pelanggaran UU ITE. Kami menilai penyidik masih bekerja profesional," kata Alo.

Ia berharap tersangka kasus pelanggaran UU ITE dalam kaitan dengan kasus itu secepatnya diumumkan kepada publik mengingat kasus video mesum tersebut menjadi perhatian luas tidak saja di Timika, Papua bahkan hingga ke tingkat nasional.

Sumber: ANTARA