News

Polda Metro Kantongi Rekaman Voice Note Antar Anggota FPI Soal Penyerangan Polisi

Polda Metro Kantongi Rekaman Voice Note Antar Anggota FPI Soal Penyerangan Polisi


Polda Metro Kantongi Rekaman Voice Note Antar Anggota FPI Soal Penyerangan Polisi
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyapa massa yang memadati markas Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta, Selasa (10/11/2020). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Polda Metro Jaya membuktikan upaya penyerangan terhadap anggota polisi di Tol Jakarta - Cikampek (Japek) lewat rekaman voice note.

Rekaman tersebut diklaim sebagai percakapan yang terjadi antara laskar FPI, saat rombongan Habib Rizieq Shihab dibuntuti oleh polisi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat mengemukakan, berdasar bukti voice note itu diketahui bahwa rombongan HRS khusus pengawal, sejatinya telah mengetahui jika mereka tengah diikuti oleh mobil polisi.

"Voice note itu, bagaimana ceritanya, sudah sangat diketahui oleh yang bersangkutan (laskar khusus), bahwa itu anggota kita dan kemudian tetap dilakukan upaya-upaya penyerangan oleh pihak mereka. Itu nyata dan tidak dikarang-karang, terlihat, terdengar di dalam voice note tersebut. Itu fakta-faktanya," kata Tubagus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/12/2020).

Tubagus berpendapat, kalau rombongan pengawal HRS itu hendak menuju ke acara pengajian.

Semestinya peristiwa penembakan terhadap para laskar tidak perlu melakukan. Tubagus mengklaim anggotanya itu tidak akan melakukan tindakan apa pun tanpa adanya penyerangan terlebih dahulu.

"Kalau mau pergi pengajian pergi saja pengajian dan kita juga tidak melakukan apa pun. Faktanya kita diserang dan faktanya voice notenya seperti itu," ungkap dia.

Di lain sisi, Tubagus juga menyoroti terkait adanya sejumlah barang bukti berupa senjata api dan tajam.

"Sudah tahu itu adalah mobil Polri dan tidak juga melakukan apa pun, tetapi dilakukan proses penyerangan. Itu faktanya dan didapatkan senjata tajam dan senjata api," tegas dia.

Di lain pihak, Munarman selaku Sekretaris FPI justru membantah jika ada anggota laskar melakukan penyerangan terhadap polisi.[]

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu