News

Info Terkini Penyidikan Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Tujuh Saksi Diperiksa Termasuk Kalapas

Penyidikan kasus kebakaran Lapas Kelas 1A Tangerang terus dilakukan tim penyidik Polda Metro Jaya.


Info Terkini Penyidikan Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Tujuh Saksi Diperiksa Termasuk Kalapas
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (AKURAT.CO/Zendy Pradana)

AKURAT.CO, Penyidikan kasus kebakaran Lapas Kelas 1A Tangerang terus dilakukan tim penyidik Polda Metro Jaya. Hari ini tim penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi.

"Hari ini kami daftarkan Kalapas Kelas 1 Tangerang untuk kami lakukan pemeriksaan. Yang bersangkutan sudah datang dan dijadwalkan hari ini ada 7 orang," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Selasa (14/9/2021).

Selain Kalapas, di antara saksi yang diperiksa adalah Kepala Tata Usaha Lapas. 

"Kemarin 25 orang sudah selesai (diperiksa), yang baru datang dua Kalapas dan Kepala Tata Usaha dari Lapas Kelas I Tangerang," kata Yusri.

Meski begitu Yusri tidak menjelaskan lebih lanjut identitas lima saksi lainnya yang diperiksa. Ia mengatakan akan melayangkan surat panggilan ulang jika mereka tidak hadir hari ini.

"Lima ini masih kami tunggu, nanti kami layangkan lagi untuk pelaporan kedua," ucap Yusri

Kebakaran hebat melanda Lapas Kelas 1A Tangerang, Banten, pada Rabu pekan lalu. Kebakaran menyebabkan 38 narapidana (napi) tewas di tempat, 3 napi tewas di perjalanan menuju ke rumah sakit, 8 napi luka berat, dan 72 orang lainnya luka ringan.

Namun hingga Senin kemarin total korban meninggal dunia dalam kebakaran itu menjadi 48 napi. Sebanyak tujuh napi meninggal saat mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Berkas kasus kebakaran Lapas Kelas I Tangerang sendiri sudah naik ke penyidikan. Polisi saat ini melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab kebakaran itu terjadi.

Ada tiga pasal yang akan digunakan polisi untuk menyelesaikan kasus tersebut. Pertama, Pasal 187 KUHP terkait ada tidaknya unsur kesengajaan sehingga menimbulkan kebakaran, Pasal 188 KUHP terkait ada tidaknya kealpaan yang menimbulkan kebakaran, kemudian Pasal 359 KUHP terkait ada tidaknya kelalaian yang menyebabkan orang meninggal dunia.[]