News

Polda Metro Jaya Gerebek Kantor Pinjol di Jakarta Utara, 99 Karyawan Diamankan

Penggrebekan dilakukan di Jalan Pulo Maju bersama Golf Island Boulevard Blok G 7, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.


Polda Metro Jaya Gerebek Kantor Pinjol di Jakarta Utara, 99 Karyawan Diamankan
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan (Instagram/@kapoldametrojaya)

AKURAT.CO, Jajaran Polda Metro Jaya menggerebek kantor pinjaman online (pinjol) di Jalan Pulo Maju bersama Golf Island Boulevard Blok G 7, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan 99 karyawan, termasuk manajer yang bekerja di kantor pinjol ilegal tersebut.

Kantor ini menjalankan 14 aplikasi pinjaman online. 14 Aplikasi tersebut adalah Dana Aman, Uang Rodi, Pinjaman Terjamin, Kantung Rupiah, Dana Induk, Dana Roket, Dana Online, Modal Uang, Tercepat, uang Tunai, Cashworld, Pinjaman Kedua, Lava dan Go Kredit.

baca juga:

"Hari ini kami mengamankan satu orang manajer yang bertanggungjawab disini dan 98 karyawan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan di lokasi, Rabu (26/1/2022).

Dari 98 karyawan tersebut terbagi menjadi beberapa peran yang berbeda. Pertama sebagai tim reminder itu ada 48 orang dan tugas dari tim ini adalah mengingatkan sebelum jatuh tempo daripada nasabah 1-2 hari sebelum jatuh tempo.

Kemudian 50 karyawan bertugas mengingatkan peminjam yang telah melalui tanggal jatuh tempo. Sebanyak 50 karyawan itu terbagi jadi 3 periode jatuh tempo.

"Sementara yang 50 orang tim lain untuk mengingatkan atas keterlambatan peminjam dan terbagi menjadi beberapa kategori, keterlambatan 1-7 hari ada timnya sendiri. Kemudian 8-15 hari ada timnya sendiri, 16-30 hari serta 31-40," sambungnya.

Dalam menjalani tugasnya, para karyawan diduga kerap melakukan tindak pidana kepada para peminjam yang menunggak pembayaran utang pinjol. Salah satunya kasus pengancaman.

Kendati demikian, Zulpan belum bisa merinci berapa nasabah yang telah menjadi korban dari pinjol ilegal tersebut. Namun, dia menyebut 99 orang tersebut telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. []