News

Polda Metro Jaya Dalami Laporan Persaja terhadap Alvin Lim

Polda Metro Jaya membenarkan adanya laporan Persatuan Jaksa Republik Indonesia (Persaja) wilayah Kejati DKI Jakarta terhadap pengacara Alvin Lim.

Polda Metro Jaya Dalami Laporan Persaja terhadap Alvin Lim
Ilustrasi (PEXELS/EKATERINA BOLOVTSOVA)

AKURAT.CO, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan membenarkan adanya laporan Persatuan Jaksa Republik Indonesia (Persaja) wilayah Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta terhadap pengacara Alvin Lim.

"Iya. Kami sudah menerima laporan itu, kemudian kasus ini ditangani oleh Ditreeskrimsus khususnya Subdit Siber," kata Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (21/9/2022).

Mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan itu mengatakan, laporan tersebut terkait tentang penyebaran berita hoaks.

baca juga:

"Berita hoaks tersebut menghina salah satu institusi di negara kita, institusi penegak hukum, dengan kata-kata tidak pantas, nah ini yang dipersoalkan," sambungnya. 

Zulpan mengatakan, saat ini penyidik masih mempelajari laporan tersebut. Hal itu untuk mendalami adanya unsur pidana dari laporan tersebut. 

"Penyidik akan mendalami, akan menindaklanjuti," katanya.

Sebelumnya, Persatuan Jaksa Republik Indonesia (Persaja) wilayah Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta melaporkan pengacara Alvin Lim ke Polda Metro Jaya atas dugaan penyebaran berita bohong dan atau ujaran kebencian.

Alvin Lim melalui akun YouTube pribadinya, Quotient TV menuding Kejaksaan merupakan sarang mafia.

"Laporan telah diterima oleh Polda Metro Jaya, terkait video-video yang diunggah di akun YouTube Alvin Lim channel Quotient TV, yang kami pandang sebagai suatu kebohongan publik dengan menyampaikan asumsi-asumsi untuk mempengaruhi masyarakat dengan mendisreditkan Kejaksaan sebagai instansi dan jaksa sebagai personal tanpa disertai fakta hukum dan alat bukti," kata perwakilan Persaja Kejati DKI Yadyn dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/9/2022).

Yadyn berharap laporan ini bisa segera diproses sesuai fakta hukum dan alat bukti yang sudah diserahkan. Sebab, sejumlah bukti-bukti sudah diserahkan guna mendukung fakta hukum mengenai peristiwa perbuatan dan perbuatan materiil sehubungan dengan dugaan menyampaikan berita bohong kepada masyarakat oleh Alvin Lim.

"Kami insan muda Adhyaksa dan sebagai perwakilan Persaja wilayah DKI Jakarta, berharap Polda Metro Jaya memproses laporan kami dengan berdasarkan fakta hukum dan alat bukti yang ada, dan dalam laporan kami ke Polda Metro Jaya, kami Persaja Kejati DKI Jakarta telah melampirkan sejumlah bukti-bukti," ujar Yadyn.

Laporan Yadyn teregister dengan nomor LP/B/4820/IX/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA, Tanggal 20 September 2022.

Alvin Lim diduga telah menyebarkan berita bohong dan atau ujaran kebencian, yang diduga melanggar Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A ayat (2) UU RI No 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Dan Atau Pasal 14 Ayat (2) Dan Atau Pasal 15 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana Dan Atau Pasal 156 KUHPidana. []