News

Polda Metro Jaya Bantah Keluarkan Pelat Nomor Polri untuk Arteria Dahlan

Ditlantas Polda Metro Jaya membantah telah mengeluarkan pelat nomor kendaraan dinas Polri untuk anggota DPR RI Arteria Dahlan.


Polda Metro Jaya Bantah Keluarkan Pelat Nomor Polri untuk Arteria Dahlan
Mobil-mobil milik Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan, terparkir di basement Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (20/1/2022). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Ditlantas Polda Metro Jaya membantah telah mengeluarkan pelat nomor kendaraan dinas Polri untuk anggota DPR RI Arteria Dahlan.

"Ini tidak benar, Ditlantas tidak pernah mengeluarkan nomor dinas polri (untuk Arteria Dahlan)," kata Sambodo saat dikonfirmasi, Minggu (23/1/2022).

Sambodo menegaskan, Ditlantas hanya meregistrasi dan mengidentifikasi untuk kendaraan pribadi dan kendaraan umum.

baca juga:

"Ditlantas melakukan registrasi dan identifikasi hanya untuk kendaraan pribadi dan kendaraan umum bukan kendaraan dinas," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan lima mobil milik Politisi Partai PDIP, Arteria Dahlan yang bernomor polisi (nopol) sama dengan kendaraan Polri 4196-07.

Terkait polemik itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Lodewijk Paulus menduga Arteria mendapatkan pelat nomor khusus kendaraan Polri itu dari Ditlantas.

"Secara teknis saya tidak tahu (anggota DPR lain pakai pelat Polri). Karena biasanya itu hubungan pribadi ya, apalagi mereka Komisi III, mitra mereka kan kepolisian. Mungkin dari situ mereka ada komunikasi dengan Ditlantas untuk mendapatkan fasilitas itu," kata Lodewijk.

Lodewijk mengatakan, ada kemungkinan Arteria Dahlan mendapat pelat dinas polisi karena sebagai anggota Komisi III DPR RI yang bermitra dengan polisi. Namun dia menegaskan hal itu menyangkut urusan pribadi di luar instansi.

"Dan mungkin itu fasilitasnya. Saya belum tahu persis fasilitas. Tapi saya pikir itu hubungan pribadi yang bersangkutan (Arteria Dahlan) dengan aparat yang terkait dengan itu," ujar Lodewijk.

Lodewijk menegaskan tidak ada keistimewaan bagi anggota DPR terutama untuk urusan pribadi, seperti menggunakan pelat nomor kedinasan Polri. []