News

Polda Metro Jaya Amankan 1,3 Ton Ganja Jaringan Aceh

Polisi berhasil mengungkap kasus pengedaran narkoba jenis ganja jaringan lintas provinisi Jakarta, Medan dan Aceh. 


Polda Metro Jaya Amankan 1,3 Ton Ganja Jaringan Aceh
Barang bukti narkotika jenis ganja sebanyak 1,3 ton yang berhasil diamankan Polda Metro Jaya (AKURAT.CO/Zendy Pradana)

AKURAT.CO, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus pengedaran narkoba jenis ganja jaringan lintas provinisi Jakarta, Medan dan Aceh. 

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pengedaran narkoba lintas provinsi ini terbongkar pada September 2021 lalu. 

"Kami amankan 1,3 ton ganja jaringan Aceh, Medan, Jakarta. Ada empat TKP (tempat kejadian perkara) di sini dari 1,3 ton," kata Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Senin (18/10/2021).

Yusri mengatakan, polisi juga menangkap 12 orang yang diduga terlibat dalam pengedaran narkoba tersebut. Para tersangka masing-masing berinisial RH, AF alias N, A alias B, IT, MA alias A, AK, B, MH, IU, R, E, dan H. Tersangka diamankan di lokasi berbeda-beda.

"Berawal 10 September lalu kami amankan dua tersangka RH, dan AF alias N di Ciputat Timur Tangerang. Kami amankan 58,37 gram ganja atau 58 paket. Dari dua orang ini berkembang lagi sekitar 24 September diamankan lagi 3 orang tersangka di wilayah Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat. Pertama A alias B, IT, MA alias A. (Dari) ketiganya diamankan kurang lebih sekitar 112 kg ganja," kata Yusri

Berdasarkan pengembangan tersangka yang sudah diamankan, polisi berhasil mengetahui narkoba jenis ganja tersebut berasal dari Aceh.

"Tim berangkat ke Aceh dan amankan 4 orang, AK penjual, B perantara jual beli, IU sopir mobil elf 300 dan MH kernet mobil yang bawa ganja. Di sana kami temukan hampir 600 kg ganja di daerah Kuta Cane, Aceh Tenggara," ungkapnya. 

"Di sini (Aceh Tenggara) kami dapatkan pelaku lain, 11 Oktober kami amankan Sulusalam di lintas Barat Sumatera, ada 3 tersangka yang kami amankan, pertama R sebagai pengawal ganja, E juga pengawal, H merupakan sopir pembawa ganja. Ada dua kendaraan kami amankan dengan barang bukti hampir 600 kg ganja atau 599 kg ganja. Sehingga total ada 1,3 ton lebih ganja dibawa dari Aceh dan didistribusikan ke Jakarta lewat Medan," imbuhnya. 

Diketahui, penjualan ganja tersebut perkilogram mencapai Rp5 juta rupiah. Sehingga total dari penjualan ganja 1,3 ton tersebut mencapai Rp7 miliar.[]