News

Polda Kaltim Gali Makam Napi Tewas Untuk Otopsi Jenazah

Polisi menggali makam napi yang tewas saat penahanan untuk melakukan otopsi


Polda Kaltim Gali Makam Napi Tewas Untuk Otopsi Jenazah
Ilustrasi jenazah (pinterest.com)

AKURAT.CO, Polisi menggali makam Herman di Taman Pemakaman Umum Kilo, Balikpapan, Kalimantan Timur, untuk mengotopsi jenazah yang sudah hampir dua bulan dikuburkan itu, Kamis (04/03/2021).

“Ini untuk memenuhi alur penyelidikan dan memastikan sebab-sebab meninggalnya korban,” kata Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Kalimantan Timur, AKBP Roni Faisal, yang memimpin proses penggalian dan otopsi.

Otopsi berlangsung di makam sekitar lima jam. Sejumlah dokter forensik dari Mabes Kepolisian Indonesia dan Polda Kalimantan Timur turun tangan langsung dengan dikawal ketat aparat. Juga terlihat perwakilan keluarga mendiang dan pengacara.

Menurut Faisal, kasus Herman yang tewas saat dalam pemeriksaan kasus pencurian handphone di Polresta Balikpapan awal Desember lalu itu sudah diambil-alih dan ditangani Direktorat Kriminal Umum Polda Kalimantan Timur. Untuk itulah otopsi itu dilakukan sebagai bagian dari prosedur pengumpulan bukti-bukti.

“Kami juga masih kumpulkan keterangan dari saksi-saksi,” kata dia.

Sampai saat ini Direktorat Profesi dan Pengamanan Polda Kalimantan Timur sudah menahan enam anggota Polresta Balikpapan yang terlibat dalam penanganan kasus Herman. Mereka sudah pula dibebastugaskan dari tugasnya sebagai polisi untuk menghadapi kasus ini.

Anggota Tim Kuasa Hukum keluarga Herman, Bernard Marbun, dari Lembaga Bantuan Hukum Samarinda, terus mendorong agar kasus ini jelas dan terang benderang.

“Sehingga bisa diketahui apa penyebab kematian Herman dan siapa yang bertanggungjawab,” kata Marbun.

Kasus Herman naik ke permukaan setelah keluarga melaporkan kejanggalan yang mereka alami sejak Herman ditangkap pada awal Desember 2020 lampau. Keluarga bahkan tidak tahu Herman, 39 tahun, dibawa ke mana dan oleh siapa.

Sumber: ANTARA