News

Polda Aceh Tetapkan Dua Orang Sebagai Terduga Pelaku Penyelundupan Warga Rohingya

Penyelundupan warga Rohingya marak terjadi di Aceh, Polda sudah tetapkan terduga pelaku hal tersebut


Polda Aceh Tetapkan Dua Orang Sebagai Terduga Pelaku Penyelundupan Warga Rohingya

AKURAT.CO, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh tetapkan dua terduga pelaku penyelundupan puluhan warga etnis Rohingya, Myanmar dalam daftar pencarian orang (DPO).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh Kombes Pol Sony Sanjaya, di Banda Aceh, Rabu (28/10/2020) mengatakan, kedua terduga tersebut berinisial AJ dan AR. AJ adalah warga Aceh, dan AR warga asli Rohingya.

"AR masuk ke Indonesia pada 2011. Selama di Indonesia, AR tinggal dengan akomodasi lembaga migran internasional di Medan, Sumatera Utara," jelas Sony.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono, juga menyebutkan bahwa keduanya diduga terlibat menyelundupkan puluhan warga etnis Rohingya ke Pantai Seunodon, Kabupaten Aceh Utara, Juni 2020 lalu.

Kombes Sony menceritakan, AJ dan AR bertemu FA di Idi, Aceh Timur, menawarkan pekerjaan menjemput warga etnis Rohingya di tengah laut. Namun, belum terjadi kesepakatan antara FA dengan AJ dan AR kala itu.

Kemudian, ketiganya kembali melakukan pertemuan di rumah AJ di Idi, Aceh Timur. Dalam pertemuan tersebut terjadi kesepakatan FA akan menjemput 36 orang warga etnis Rohingya di tengah laut.

Lanjut, FA menyewa kapal motor. FA juga menerima pembayaran awal Rp10 juta. Lalu AR memberikan titik koordinat kepada FA untuk menjemput etnis Rohingya dari kapal besar di tengah laut.

"Titik penjemputan berada di perairan Selat Malaka. Dari pengakuan FA, ada 99 warga etnis Rohingya yang dijemput. Mereka dijemput dari kapal berukuran besar berisi ratusan warga etnis Rohingya," jelas Kombes itu.

Selain mengejar dua terduga pelaku tersebut, personel Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh juga mengamankan FA bersama AS yang juga anak buah kapal penjemputan puluhan etnis Rohingya tersebut.

Sumber: ANTARA