Lifestyle

Pola Pengasuhan Ayah Pengaruhi Anak Dalam Memilih Pasangan

Bagaimana tipe pengasuhan ayah dapat berkontribusi terhadap keputusan anak dalam memilih seseorang yang penting bagi hidupnya? Berikut daftarnya


Pola Pengasuhan Ayah Pengaruhi Anak Dalam Memilih Pasangan
Ilustrasi ayah dan anak-anak perempuannya (BOLDSKY.COM)

AKURAT.CO, Seperti halnya Bunda, Ayah adalah fondasi kesejahteraan emosional seorang anak. Ayah memberikan perasaan aman, baik secara fisik maupun emosional. 

Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh Pediatric Associates of Franklin, dukungan emosional dan suportif dari ayah dapat memengaruhi perkembangan kognitif dan sosial anak. 

Bahkan dalam hubungan pertemanan, kekasih, dan pasangan hidup ditentukan bagaimana si anak memahami makna hubungan dengan ayahnya. Pola-pola yang ditetapkan ayah dalam hubungan dengan anak-anaknya akan menentukan bagaimana anak-anaknya berhubungan dengan orang lain.

Ingin tahu lebih mendalam mengenai bagaimana tipe pengasuhan ayah dapat berkontribusi terhadap keputusan anak dalam memilih seseorang yang penting bagi hidupnya? Berikut daftarnya.

Ayah membangun bagaimana anak berperilaku

Dalam buku "Between Fathers & Daughters: Strengthening & Rebuilding Relationships", Psikolog Linda Nielsen membagikan informasi mengenai nilai kehadiran ayah dalam kehidupan seorang anak. 

Nielsen menunjukkan bagaimana orang tua memengaruhi keputusan anak dalam hal-hal seperti karier, selera pribadi dan prestasi akademiknya.

Dia menggarisbawahi, bagaimana kehadiran atau ketidakhadiran seorang ayah dapat mengkondisikan pilihan yang akan dibuat anaknya/ di masa depan tentang hubungan asmara mereka.

Ayah membuat anak perempuan lebih percaya diri

Nielsen menjelaskan bahwa seorang ayah yang hadir dan membina hubungan yang lembut dan aman dengan anaknya, memengaruhi anak untuk mencari pasangan yang intim dan setia.

Salah satu fitur paling umum pada anak dari orang tua yang penuh kasih adalah tekad ketika membuat keputusan mereka. Dan dengan itu muncul rasa percaya diri. Tidak ada rasa takut untuk mengungkapkan pendapat atau menolak seseorang yang buruk bagi anak.

Cinta ayah dapat mencegah seseorang membuat keputusan buruk

Seorang anak yang dapat merasakan cinta ayahnya sejak usia dini, ketika dewasa, mereka akan mencari hubungan yang stabil yang menginspirasi perdamaian.

Kedekatan ayah secara tidak sadar membantu anak mereka membuat lebih sedikit memiliki kesalahan, saat memilih pasanga. Sebab, anak cenderung lebih percaya diri di sekitar lawan jenis dan tidak akan membiarkan siapa pun memanfaatkannya.

Ayah yang tidak hadir dalam kehidupan anak, membuat anak tidak stabil

Di sisi lain, ketidakhadiran seorang ayah memiliki efek negatif pada karakter anak. Mereka yang memiliki hubungan yang lemah dan tidak stabil dengan ayah mereka, lebih cenderung memilih pasangan yang mendorong mereka ke lebih banyak konfrontasi.

Kurangnya keamanan dan kepercayaan diri dapat membuat anak merasa lebih terserang oleh keyakinan mereka. Oleh karena itu, mereka akhirnya terlibat dalam hubungan di mana mereka menganggap diri mereka rendah.

Jadi bagaimana anak mencari pasangan, sebenarnya memiliki pola dari bagaimana kedekatan anak dengan ayah. 

Sudah saatnya peran-peran pengasuhan anak tidak hanya dibebankan kepada Bunda. Pembagian peran dalam urusan rumah tangga, nyatanya bisa menjadi contoh buat anak-anak bagaimana memaknai dan memahami hubungan relasi termasuk pilihan pasangan hidup.