Olahraga

Pochettino Minta Timnya Tampil dengan Intensitas Tinggi untuk Jegal City

PSG dan Manchester City akan kembali melakoni laga leg kedua semifinal Liga Champions 2020-2021 di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Rabu, 5 Mei 2021


Pochettino Minta Timnya Tampil dengan Intensitas Tinggi untuk Jegal City
Kevin De Bruyne saat melepaskan tendangan ke arah gawang PSG pada leg pertama semifinal Liga Champions Eropa 2020-2021 (TWITTER/@ChampionsLeague)

AKURAT.CO, Manajer Paris Saint-Germain, Mauricio Pochettino mengungkapkan bahwa timnya harus bisa mempertahankan tingkat intensitas bermain mereka sepanjang laga jika ingin membalikkan defisit 1-2 dari Manchester City pada leg kedua semifinal Liga Champions 2020-2021.

“Kami yakin kami bisa membalikkan keadaan dan mendekati leg kedua dengan cara yang sama. Babak pertama menunjukkan kami sudah benar dalam mendekati laga ini,” kata Pochettino dikutip Reuters.

“Kami tidak menunjukkan energi yang sama dalam menguasai bola seperti pada babak pertama. Kuncinya, kami harus menjaga intensitas yang sama dalam menguasai bola. Itulah yang mesti kami tingkatkan.”

Finalis Liga Champions tahun lalu itu sebenarnya mengawali laga di Parc des Princes dengan solid, mereka bahkan mampu unggul lebih dulu lewat gol yang diciptakan Marquinhos saat laga baru berjalan 15 menit.

Sayang, selepas jeda, tuan rumah harus menderita dua gol dari Kevin De Bruyne dan Riyad Mahrez. Petaka makin berlanjut untuk PSG saat Idrissa Gueye mendapat kartu merah dan harus diusir keluar lapangan 13 menit jelang bubaran laga.

“Kami tim yang lebih baik pada babak pertama tetapi kemudian kami kebobolan dua gol yang biasanya tidak kami alami,” kata mantan manajer Tottenham Hotspur tersebut mengomentari jalannya laga.

PSG semestinya dinyamankan dengan fakta bahwa mereka mampu memenangkan dua pertandingan tandang pada babak sebelumnya setelah melumat Barcelona dengan skor 4-1 di babak 16 besar dan menang 3-2 di kandang Bayern Muenchen.

Kapten PSG, Marquinhos bahkan berpesan rekan-rekannya harus bisa tampil lebih tenang lagi. Mereka kebobolan dua gol yang seharusnya tidak terjadi.

“Kami kebobolan dua gol bodoh. Ini detail yang akan diperhitungkan. Di atas itu semua, kami harus punya personalitas. Kami harus punya mentalitas juara,” Marquinhos menjelaskan.[]

Dian Eko Prasetio

https://akurat.co