Ekonomi

PLN Targetkan PLTA Terbesar di Indonesia dengan Sistem Pumped Stored Beroperasi pada 2027

PLN menggelar Groundbreaking PLTA Upper Cisokan Pumped Storage 4x260 MW di Kabupaten Bandung Barat, Kamis (23/9/2022) yang menandai dimulainya proyek ini.

PLN Targetkan PLTA Terbesar di Indonesia dengan Sistem Pumped Stored Beroperasi pada 2027
Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) ()

AKURAT.CO PT PLN (Persero) memulai babak baru dalam pembangunan mega proyek PLTA Upper Cisokan Pumped Storage (UCPS) yang ditargetkan akan beroperasi pada 2027 mendatang.

Setelah pekerjaan pembangunan jalan akses selesai dikerjakan, saat ini PLTA dengan teknologi Pumped Storage pertama dan terbesar di Indonesia itu resmi memasuki tahap konstruksi.

Tahap ini ditandai dengan pengoperasian alat berat secara simbolis dan disaksikan sejumlah pejabat, mulai dari tingkat nasional hingga tingkat daerah.

baca juga:

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Hageng S. Nugroho, menjelaskan dengan dimulainya pembangunan PLTA ini merupakan bentuk konkret aksi Indonesia dalam mendukung Energy Transition Mechanism (ETM) dan pencapaian target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 23% pada tahun 2025 untuk menunjang pembangunan rendah karbon.

Hal tersebut menjadi selaras dengan komitmen PLN untuk memimpin transisi energi menuju energi yang lebih hijau.

Tercatat dalam RUPTL PLN, komposisi penambahan pembangkit EBT mencapai 20,9 Giga Watt (GW) dari 40,6 GW total penambahan pembangkit baru atau sekitar 51,6% total penambahan kapasitas pembangkit PLN.

"Bapak Presiden mengingatkan bahwa Proyek PSN harap dipercepat penyelesaiannya dan dipantau progresnya. Kantor Staf Presiden akan terus mendukung dan mengawal proyek ini karena proyek ini termasuk Proyek Strategis Nasional dan menjadi tugas KSP untuk terus mengawal PSN," kata Hageng dalam sambutannya saat Groundbreaking PLTA Upper Cisokan Pumped Storage 4x260 MW di Kabupaten Bandung Barat, Kamis (23/9/2022).

Adapun, Executive Vice President Konstruksi Jawa, Madura, Bali, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PT PLN (Persero), Ratnasari Sjamsuddin, mengatakan saat ini Pemerintah Indonesia tengah berkomitmen menurunkan emisi Gas Rumah Kaca sebesar 29% terhadap proyeksi skenario bisnis yang dijalankan secara biasa (business as usual) pada tahun 2030 dan mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.

Hal tersebut menjadikan PLN mempunyai peran penting dalam program dekarbonisasi untuk mencapai NZE tahun 2060.

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi